Jimin


PALANGKA RAYA – Fraksi Demokrat DPRD Kalteng mengapresiasi realisasi pendapatan daerah yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng pada 2018 lalu. Yang mana, realisasinya sebesar Rp4,6 triliun lebih, melebihi target Rp4,41 triliun lebih. Hanya saja, sesuai dengan UU tentang otonomi daerah yang mewajibkan pemerintah daerah, maupun legislatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka Pemprov Kalteng diminta untuk bisa memperhatikan usulan dewan dalam penganggaran program pembangunan.

Juru Bicara Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Jimin mengatakan, memang realisasi melebihi target dan itu pasti berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Hanya saja, ungkap dia, dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dilakukan oleh Perangkat Daerah (PD) Pemprov Kalteng, dituangkan dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), maka pemprov mestinya lebih memperhatikan lagi usulan wakil rakyat.

“Kami mengusulkan agar gubernur mengalokasikan pembangunan dengan memperhatikan pokok pikiran dan anggota, usulan anggota DPRD Kalteng yang berdasarkan hasil reses maupun kunjungan kerja,” katanya saat menyampaikan tanggapan Fraksi Demokrat terhadap Laporan Pertanggungjawaban APBD TA 2018, pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2019 di DPRD Kalteng, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dalam penganggaran program pembangunan, usulan dari rakyat melalui pihak dewan, tentunya penting untuk diperhatikan. Mengingat, perencanaan program pembangunan, tidak hanya memperhatikan hasil usulan maupun program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah saja, melainkan juga hasil kerja wakil rakyat berupa aspirasi yang didapat dari rakyat di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

“60 persen, itu (Perencanaan anggaran pembangunan, red) berdasarkan forum musrenbang yang digelar pemerintah daerah, 20 persen berdasarkan usulan dari rakyat kepada kepala daerah atau program pemerintah daerah, dan 20 persennya dari usulan rakyat ke DPRD Kalteng,” beber Jimin. (abw/ari/ctk/nto)

You Might Also Like