Gubernur Kalteng Sugianto Sabran


PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Ismail bin Yahya mengajak pemerintah kabupaten serta kota bergerak bersama dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di Kalteng. Jangan sampai jalan sendiri-sendiri.

“Harus ada sinergi antara pemprov dan pemerintah kabupaten/ kota dalam membangun pendidikan yang berkualitas,” ucap gubernur ketika membacakan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap rancangan peratuan daerah (raperda) tentang laporan pertanggungjawaban (LPj) pelaksanaan APBD 2018 di gedung dewan, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, pemprov sangat berkomitmen setiap anak bisa memperoleh pendidikan yang sama, layak dan akses yang mudah. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak agar bisa terwujud meski harus dilaksanakan secara bertahap.

“Akses pelayanan pendidikan harus terus ditingkatkan, tanpa mengabaikan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah,” terang suami Yulistra Ivo ini.

Selain itu, Sugianto juga ingin peserta didik baru tidak dibebani biaya yang memberatkan ketika masuk sekolah. Untuk itu dia dengan tegas menyatakan pihak sekolah tidak boleh memungut biaya apapun.

“Saya telah menginstruksikan sekolah tidak boleh memungut biaya apapun kepada peserta didik baru. Bagi orang tua yang tidak mampu bisa diatasi dengan Kartu Indonesia Pintar Kalteng,” pungkas pria kelahiran Sampit 5 Juli 1973 ini. (uni/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like