DI seorang ibu rumah tangga yang disergap polisi saat melintas di Jembatan Kalahien karena membawa 10 paket narkoba jenis sabu-sabu.


BUNTOKPerjalanan seorang perempuan muda berinisial DI (26) harus terhenti di Jembatan Kalahien Kabupaten Barito Selatan. Dia tak bisa lagi meneruskan perjalanannya hingga ke tempat tujuan.

Perempuan yang juga seorang ibu rumah tangga itu sebelumnya datang dari Palangka Raya dan bermaksud menuju Buntok dengan mengendari sepeda motor.

Namun dia tak mengira jika perjalanannya harus terhenti di Jembatan Kalahien. DI hanya bisa terkejut ketika sejumlah anggota Unit Buser Polsek Dusun Selatan dan Buser Satreskrim Polres Barito Selatan mencegatnya tepat di tengah jembatan, Sabtu (6/7/2019) malam.

Ketika dilakukan penggeledahan, ternyata dari balik jaket warga Desa Murung Paken Kecamatan Dusun Selatan itu, petugas menemukan 10 paket sabu.

(Baca juga: BNN Kalteng Amankan 6 Orang dan 1,6 Kilogram Sabu-sabu)

“Kita sebelumnya mendapat informasi akan ada IRT yang membawa narkoba jenis sabu dari Palangka Raya menuju Buntok. Kemudian sejumlah anggota berpakaian sipil melakukan pengintaian sekaligus pencegatan di Jembatan Kalahien,” kata Kapolsek Dusun Selatan Ipda Abi Karsa kepada kaltengpos.co, Kamis (11/7/2019).

Kini, DI telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan harus mendekam di tahanan Mapolsek Dusun Selatan serta menjalani proses hukum.

“Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 112 Ayat (1) atau Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang (UU) RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata Abi Karsa. (ner/ol/nto)

Loading...

You Might Also Like