Alfian Batnakanti


PALANGKA RAYA-Masyarakat diminta untuk mewaspadai koperasi bodong berkedok tawaran kredit secara online. Yang sangat kian marak terjadi dengan mengirim pesan singkat ke ponsel.

Menurut Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Alfian Batnakanti, karena ini tentu banyak keluhan, sehingga agar tidak merugikan orang lain hendaknya jangan cepat percaya dan hati-hati.

 “Ya tetap waspada, terlebih yang berkedok koperasi bisa kita duga kategori  aktivitas mereka ini adalah bodong,” ungkapnya, kemarin

Alfian, menduga cara penipuan berkedok koperasi bodong dengan menawarkan sejumlah pinjaman kredit melalui online, merupakan cara baru dari pergerakan rentenir. Sebab banyaknya bermunculan kelompok usaha yang mengatasnamakan koperasi, dan menawarkan kredit serta pinjaman online tersebut.

“Secara legalitas saja sudah salah. Lihat saja, masa pelayanan dilakukan kepada non anggota koperasi.  Bisa dipastikan legalitas mereka tidak berbadan hukum,” bebernya.

Sebagai wakil rakyat tambah Alfian, terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk berkoperasi secara sehat, sehingga terhindar dari jeratan rentenir maupun penipuan yang mengatasnamakan koperasi.

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Koperasi dan UKM, harus segera melakukan pendataan terhadap koperasi yang ada, dan melakukan tindakan bila mendapati koperasi fiktif atau tidak memiliki izin. Terutama dengan mengacu dari laporan hasil rapat anggota tahunan (RAT).

“Ketegasan diperlukan agar koperasi senantiasa aktif, dengan begitu Pemko akan lebih mudah membina dan mengembangan koperasi yang aktif ,” tandas Alfian. (ari)

You Might Also Like