Gubernur Kalteng Sugianto Sabran


PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran berharap Kalteng tidak menjadi sasaran jaringan teroris. Pasalnya, baru-baru ini Kalteng menjadi perbincangan nasional lantaran aparat kepolisian telah menangkap tersangka teroris yang masuk ke Kalteng.

Dikatakan Sugianto, dari 34 orang yang ditangkap oleh aparat hanya dua orang saja yang ditetapkan sebagai tersangka dan terlibat langsung dalam kasus ini. Untuk itu, 32 orang statusnya masih terpapar. Dan sebagian keluarga mereka saat ini di urus di Dinas Sosial (Dinsos).

“Saya mendapat laporan terkait hal ini, saya berharap mudah-mudahan Kalteng tidak termasuk dalam rencana meraka dan Kalteng dihindari dari bencana dan bala,” ungkapnya, belum lama ini.

Dijelaskannya, pada dasarnya agama apapun termasuk Islam tidak ada yang mengajarkan tentang radikalisme. Membunuh itu, katanya, tidak dihalalkan oleh agama apapun.

“Begitu juga dengan agama yang lainnya tidak ada yang mengajarkan kekerasan apalagi membunuh,” jelasnya.

Namun sebaliknya, semua agama mengajarkan umatnya untuk saling mengenal, untuk itu diciptakan berbeda-beda. Masyarakat Indonesia diciptakan bersuku-suku untuk saling mengenal, bukan malah bermusuhan.

“Tugas manusia di muka bumi adalah untuk beribadah dan sebagai masyarakat termasuk saya pimpinan berharap agar Kalteng bisa menjadi daerah yang bermartabat,” pungkasnya. (abw/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like