MEMPERLIHATKAN: Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten Mura, Ganefo L Amin bersama warga mengangkat buah kakao, baru-baru ini. DINAS PERTANIAN FOR KALTENG POS


PURUK CAHU–Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Peternkan terus mencari jalan terbaik dalam menghadapi kondisi ekonomi masyarakat, terutama untuk perhatian kelompok tani ke tanaman kopi dan kakao.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten Mura, Ganefo L Amin melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan, Yanette Sarah mengatakan, pihaknya dalam dua tahun terakhir ini memberi perhatian bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani untuk mengembangkan tanaman kopi dan kakao.

"Untuk itu, kami memprioritaskan kedua komoditi tersebut para kelompok tani di Kabupaten Murung Raya. Pada tahun ini kami sudah membantu kelompok tani dalam rangka pengelolaan kakao di 2 Desa dengan lahan seluas 54 hektare yaitu Desa Puruk Batu dan Sungai Lunuk. Sedangkan untuk kopi ada 15 hektare di Desa Muara Untu," ungkap Yanette Sarah, Selasa, (11/6).

Menurutnya, program pengembangan tanaman kakao dan kopi ini merupakan pilihan tepat. Pasalnya program tersebut sesuai dengan program Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk wilayah kabupaten yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito yang memiliki kelembaban dan tangkapan air.

"Kami sempat melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pertanian Provinsi Kalteng mengenai program kopi dan kakao yang diprioritas ini, ternyata programnya sama menjadi prioritas oleh gubernur," lanjutnya.

Untuk itu, pengembangan tanaman kopi dan kakao ini kedepannya akan terus dilakukan oleh pihaknya. Sejauh ini masih terbilang cukup baik hasilnya. Bahkan kakao dari Mura ini dilirik oleh pihak Jerman.(her/ila)

Loading...

You Might Also Like