Kepala Binda Kalteng Brigjen M Slamet Urip Widodo (depan, ketiga dari kanan), saat press conference, dalam rangka pengungkapan kelompok teroris di Kalteng, Selasa (11/6). (FOTO : ARJ/KPC)


PALANGKA RAYA - Badan Intelijen Negara (BIN) Kalteng pastikan Kalteng kondusif pasca penangkapan 33 orang terduga teroris di Palangka Raya dan Gunung Mas. Dan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) tersebut dipastikan baru masuk ke Palangka Raya dan Gunung Mas untuk tempat uzlah (pengasingan diri untuk memusatkan perhatian pada ibadah, berzikir dan tafakur kepada Allah SWT), serta mencari tempat pelatihan dan sumber dana.

 

"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh rekan-rekan Polda Kalteng, dalam penanganan dugaan terorisme di Kalteng. Ini sangat kami dukung, sehingga Kalteng tetap aman dan kondusif seperti sedia kala," kata Kepala Binda Kalteng Brigjen M Slamet Urip Widodo.

Dia menegaskan, kelompok teroris yang merupakan jaringan JAD tersebut hanya melakukan aktivitas di dua wilayah, yakni Kota Palangka Raya dan Gunung Mas. Hingga saat ini, daerah lain di Kalteng masih aman dan terkendali dari kelompok ini.

"Kami pastikan Kalteng aman dan kondusif. Kami akan selalu bersinergi dengan TNI Polri serta pemerintah dalam upaya menjaga kamtibmas di Kalteng. Dan jaringan JAD ini, sementara hanya masuk di Palangka Raya dan Gumas," pungkasnya. (arj/OL)

You Might Also Like