Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersalaman dengan ASN Pemko Palangka Raya saat halalbihalal di depan balai kota, baru-baru ini.( HMS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menginginkan dan mengimbau agar masyarakat Kota Cantik menaati peraturan daerah (perda) sampah yang dibuat oleh Pemko Palangka Raya.

“Harapan kami selaku dari pemerintah, agar masyarakat dapat menaati perda sampah yang sudah ada dan dibuat. Agar masyarakat sadar berperilaku hidup bersih,” tegasnya, kemarin.

Fairid mengatakan, jika sebelumnya perda sampah tidak maksimal, maka perda yang baru dibuat dan diterapkan oleh pemko kini secara aturan dan sanksi akan lebih tegas diberikan. “Saya rasa karena sudah ada aturan itu, dan dibarengi dengan sanksi, maka ada efek jera. Masyarakat kita pun, pasti akan berubah ke arah yang lebih baik lagi,” terangnya.

Menurut dia, depo juga menjadi pendukung tertata atau terkelolanya sampah di kota ini. Dia berharap, masyarakat patuh membuang sampah pada tempat dan waktunya.

“Untuk membuat wajah kota lebih baik, maka nanti TPS-TPS yang ada bakal ditutup dan diganti dengan depo mini,” ungkap Fairid.

Sementara itu, Kabid Kebersihan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya M Alftah mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah sudah mencapai 62 persen.

“Artinya itu meningkat dari sebelumnya hanya 60 persen, menjadi 62 persen. Terutama masyarakat-masyarakat yang berada di kawasan dekat depo-depo sampah. Harapannya itu dapat lebih baik lagi,” katanya.

Dijelaskan Alfath, ke depannya TPS yang berjumlah 108 di seluruh Kota Palangka Raya dapat ditutup secara bertahap. “Kalau untuk di ruas protocol, sudah hampir semuanya ditutup. Itu juga mengurangi sampah-sampah yang tak terkendali sampai ke jalan-jalan,” tukas Alfath. (ari/ami/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like