Para penumpang kapal yang akan mudik tujuan Semarang kembali berangkat melalui Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Selasa (21/5)


PANGKALAN BUN – Walaupun bulan Ramadan baru pertengahan, namun tercatat setidaknya sudah sekitar 5.500  orang yang meninggalkan Kabupaten Kotawaringin Barat, pulang ke kampung halaman menggunakan kapal laut di Pelabuhan Kumai.

Pimpinan Cabang PT Darma Lautan Utama (DLU) Pangkalan Bun, Firman mengungkapkan, selain telah mengangkut ribuan penumpang, pihaknya juga telah membawa ratusa unit kendaraan pribadi.

“Untuk kendaraan pribadi tercatat sudah mencapai 90-an kendaraan roda 4 dan sekitar 170-an sepeda motor,” kata Firman di Pangkalan Bun, Selasa (21/5/2019).

Jumlah tersebut menurut Firman, diprediksi akan mengalami peningkatan drastis pada H-3 atau sekitar sepekan ke depan. Mengingat pada pekan depan, diperkirakan sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit juga telah mulai meliburkan para karyawannya.

"Kami berusaha terus memberikan pelayanan terbaik sehingga para penumpang yang akan mudik bisa nyaman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Kepada para calon pemudik yang akan menumpang kapal, Firman juga mengingatkan agar bisa berhati-hati serta membeli tiket pada tempat-tempat penjualan resmi. Sehingga nama pada tiket serta manifes, sama atau sesuai dengan identitas asli penumpang.

“Karena apabila tidak sesuai dipastikan para penumpang tidak bisa berangkat. Kami harus bertindak tegas demi mengantisipasi terjadinya permasalahan. Tiket tidak sesuai dengan KTP atau identitas diri kami anggap hangus," pungkasnya. (son/ol/nto)

You Might Also Like