Sugianto


KASONGAN – Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Katingan telah membangun berbagai sarana prasarana kesehatan seperti puskesmas pembantu (pustu). Tujuannya dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sayangnya, banyak pustu yang dibangun tidak ditempati oleh tenaga kesehatan.

Oleh sebab itulah, sejumlah anggota DPRD Katingan minta kepada Pemerintah Kabupaten Katingan melalui instansi teknisnya, agar mengisi tenaga kesehatan di setiap pustu yang ada di wilayah hulu. Hal ini disampaikan anggota DPRD Katingan, Sugianto kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Menurut Sugianto yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Katingan pada Pemilu 17 April 2019 lalu, jika tidak ada tenaga kesehatan yang berstatus PNS yang mengisi pustu tersebut, setidaknya bisa diisi dengan Tenaga Harian Lepas (THL).

“Ini supaya pelayanan kesehatan masyarakat di desa-desa di bagian hulu atau di daerah terpencil tidak lagi berobat ke puskesmas yang jauh dari ibu kota kecamatan. Sebab jika ke puskesmas, tentu membutuhkan biaya tinggi bagi masyarakat kita,” ungkap politikus PKB ini.

Selain menyoroti masalah kesehatan, dia juga menyoroti masalah pendidikan. Karena anak-anak didik di beberapa desa di bagian hulu Katingan. Yaitu masalah jam belajar mengajar di sekolah dasar (SD), jauh berbeda dibandingkan dengan di perkotaan atau kecamatan.  “Jika di desa mereka masuk pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 09.00 WIB. Ini disebabkan gurunya tidak mengajar,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, Sugianto mengharapkan hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Kalau hal semacam ini tidak secepatnya dilakukan pembenahan oleh institusi terkait, maka daerah hulu Katingan akan selalu tertinggal dibandingkan dengan daerah lain. (eri/ens)

You Might Also Like