HER/KALTENG POS SERIUSs: Wakil Bupati Mura Rejikinoor saat memimpin langsung rapat sosialisasi pelaksanaan kegiatan BSPS di aula Gedung A Kantor Bupati Mura, Senin (13/5).


PURUK CAHU–Tahun anggaran 2019, Kabupaten Murung Raya (Mura) mendapatkan 275 unit perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di delapan desa yang ada di kabupaten ini. Wakil Bupati Mura Rejikinnoor pun meminta agar program dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini bisa tepat sasaran.

"Saya selaku perpanjangan tangan masyarakat sangat berharap program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018, saya harap data lapangannya dapat benar benar sesuai dengan juklak, juknis, serta fakta lapangan," tegas Rejikinoor ketika memimpin rapat di gedung A lantai II kantor bupati, Senin (13/5).

Sebelumnya, program ini juga telah berhasil disalurkan kepada masyarakat sebanyak 180 unit dengan nilai per unit sebesar Rp 15 juta. Oleh karena itu, ia sangat mengharapkan adanya sinergitas seluruh komponen pelaksanaan lapangan baik dari unsur pemerintah pusat maupun daerah, guna suksesnya program ini.

"Apalagi sesuai paparan yang sebelumnya disampaikan bahwa nilai per unitnya mengalami kenaikan sebesar Rp17 juta. Tentunya kami sangat berharap, khususnya masyarakat di delapan desa yang akan di SK kan sebagai penerima manfaat program ini dapat secara objektif menerimanya sesuai ketentuan yang berlaku dalam program ini," ujar Kinoi sapaan akrabnya ini.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Fery Hardi mengakui bahwa sampai dengan tahun ini baru sepuluh persen dari 114 total desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Mura yang menerima stimulan bantuan ini.

"Saya berharap para pemangku kebijakan di tingkat desa dan kecamatan dapat proaktif dalam penyampaian data, agar usulan usulan dapat diterus kepada pemerintah provinsi dan pusat," papar Fery.

Ia juga menegaskan secara teknis pemahaman penerima bantuan RTLH dari BSPS ini bukan hanya berdasarkan pendapatan kepala keluarga perkapitanya, namun secara khusus program ini untuk memberikan stimulan kepada masyarakat tentang apa itu rumah layak huni.

"BSPS ini berbicara tentang rumah yang memenuhi kriteria persyaratan layak huni seperti keselamatan bangunan, kesehatan bagi penghuni, dan kecukupan luas ruangan," pungkasnya. (her/ila)

You Might Also Like