Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri memberikan bingkisan, yang bersifat penghargaan kepada sejumlah pejabat di Pemkab Barsel saat digelarnya pelantikan sejumlah pejabat di GPU Jaro Pirarahan Kota Buntok, belum lama ini. (KOMINFO FOR KALTENG POS)


BUNTOK–Berkenaan dengan kehadiran investor di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan pengelolaan limbah maupun keberlangsungan ekosistem lingkungan, Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri pun mengharapkan agar investor jangan sampai merugikan masyarakat.

Dengan adanya perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi, kata dia, tentunya membantu penyerapan tenaga kerja, dan mengurangi angka pengangguran di daerah itu. Hanya saja tentu keberadaannya harus memerhatikan lingkungan sekitar.

Bupati mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barsel harus terus berkomitmen dalam mengawal keseriusan setiap investor di daerah ini.  Ia mengungkapkan, dengan terus mengawal keseriusan masuknya investor, tentunya guna mengantisipasi terjadinya konflik antara perusahaan dan masyarakat.

“Konflik memang sangat dihindari, karena dampaknya akan mengganggu peningkatan roda pembangunan daerah, maupun tidak kondusifnya daerah,”terangnya, Rabu (15/5).

Bukan itu saja, investor ujar Eddy Raya diharapkan bisa berperan aktif dalam sejumlah agenda pemerintah. Terkait dalam  pembangunan sarana umum, hingga bantuan sosial. “Dan hal itu memang sudah kewajiban setiap perusahaan untuk melaksanakannya,”tegas bupati.

Ia menekankan, agar DLH sebagai salah satu lembaga pemerintah daerah, menghindari temuan yang indikasi pengabaian pengelolaan lingkungan oleh perusahaan. “Seperti erosi, endapan lumpur, hingga limbah yang berserakan,”pintanya menegaskan.(ner/ila)

You Might Also Like