PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum bisa berjanji soal pelunasan hutang klub Liga 1 musim lalu. PT LIB masih berutang dana subsidi sebesar Rp 2,5 miliar kepada klub-klub yang berlaga di Liga 1.

Direktur LIB, Dirk Soplanit, menyebut kalau hal ini sudah dimengerti oleh para klub. Menurut Dirk, sudah ada pembicaraan lebih lanjut soal pertanggungjawaban dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa waktu lalu. Semuanya, kata Dirk, sudah dalam kesepakatan bersama.

“Kami juga beberkan seluruh rencana bisnis PT LIB. Tentang pengelolaan PT LIB sebagai operator, dan kami sudah beberkan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian hutang dengan sumber-sumber revenue yang diperoleh PT LIB. Semuanya dalam kesepakatan bersama,” ungkap Dirk, Selasa (14/5).

Kendati demikian, dia belum bisa berjanji soal waktu pelunasan hutang tersebut. “Secara detail kami tak bisa kemukakan kapan. Tapi pada saat pertemuan dengan RUPS maupun pertemuan dengan klub, business plan kami sudah uraikan secara terbuka. Kami usahakan selesai secepatnya,” tutup dia.

Untuk diketahui, PT LIB pada musim lalu berjanji memberikan dana kontribusi kepada 18 klub Liga 1 sebesar Rp 7,5 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 5 miliar dibagikan secara bertahap kepada para klub, sementara Rp 2,5 miliar sisanya diberikan untuk program pengembangan usia muda.

Sampai akhir Desember 2018, 18 klub Liga 1 sudah menerima uang Rp 5 milar yang dijanjikan. Mereka kini tinggal melunasi Rp 2,5 miliar sisanya.(jpc)

You Might Also Like