Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo. (Heni/KPC)


PALANGKA RAYA – Dunia kesehatan memang dilatih sejak awal untuk cepat tanggap yakni mandiri dan mengikuti perkembangan. Jadi, tanpa ada instruksi dari atasan mereka sudah melakukan sesuatu untuk mengurangi risiko. Seperti halnya cacar monyet yang disebabkan oleh virus monkeypox baru-baru ini.

"Sekarang masih belum ada kasusnya, sekalipun ada, pasti kita sudah isolasi. Mau penyakit apapun kalau memang membahayakan kita akan segera tangani, supaya tidak ada penyebaran," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo kepada kaltengpos.co, Rabu (15/5/2019).

Andjar mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi internal terhadap isu cacar monyet ini. Minimal pihaknya akan memberi info secara internal terkait hal ini. Pihaknya akan terus mengawasi hal-hal yang mencurigakan tentang cacar monyet ini.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, walaupun sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. Intinya harus waspada," ucapnya.

Lebih lanjut, Andjar mengatakan, pihaknya juga masih menunggu bagaimana instruksi dari Kementerian Kesehatan terkait hal ini. "Karena biasanya, ada instruksi bagaimana prosedur penanganan langsung dari Kemenkes," pungkas dia. (atm/OL/nto)

You Might Also Like