Ilustrasi perkebunan tebu. (foto: net)


PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyatakan menyambut baik pengembangan perkebunan tebu di daerah ini. Saat ini, perkebunan tebu telah dikembangkan di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan dan Katingan.

Pengembangan perkebunan tebu ini menurut gubernur, diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di sektor perkebunan, selain yang telah banyak digeluti selama ini seperti kelapa sawit maupun pertambangan.

Terlebih lagi, kata gubernur, pihak perusahaan yang membuka perkebunan juga diketahui telah menyisihkan plasmanya untuk masyarakat sekitar 30-40 persen.

“Ibaratnya, hulunya dipegang masyarakat, hilirnya dipegang pengusaha. Ini tentu akan sangat membantu ekonomi masyarakat," kata Sugianto, Selasa (14/5/2019).

Saat ini, perkebunan tebu yang dikembangkan di Kabupaten Kotim dan Seruyan masing-masing sekitar 80 ribu hektare dan di Kabupaten Katingan sekitar 60 ribu hektare.

Menurut gubernur, pemerintah daerah mengharapkan agar perkebunan tebu ini akan dikembangkan hingga industri hilir. "Sudah saatnya kita kembangkan industri hilir di Kalteng, dan nantinya Kalteng akan bisa memproduksi gula produksi Kalteng, sehingga Kalteng tidak lagi tergantung dari produkai CPO atau pertambangan , tapi juga dari produksi lainnya seperti gula," ujarnya.

“Jika industri hilir ini berkembang, maka tentu juga akan membuka lapangan kerja cukup besar bagi masyarakat kita,” pungkas dia. (atm/OL/nto)

You Might Also Like