Menu khas Jawa Barat yang satu ini bisa menjadi pilihan buat Anda buka puasa di hari pertama ini, tahu gejrot. Rasanya manis, asam, pedas, dan gurih. Enak disantap sebagai camilan atau kudapan.

Di tangan chef Hotel Mercure Jakarta Simatupang yakni Chef Noldy Herling dan Chef Syamsul, menu tahu gejrot dimodifikasi dengan kreasi asinan. Rasanya semakin menambah kesegaran di lidah apalagi jika disantap saat berbuka puasa.

“Selama ini biasanya makan tahu gejrot hanya pakai sambal. Kreativitas kami dimodifikasi dengan asinan mi lengkap dengan mi kuning, taoge dan kacang,” kata kedua chef tersebut kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Eits, meski ini menu yang diracik chef hotel, bukan berarti Anda tak bisa membuatnya di rumah. Secara khusus, Chef Noldy Herling dan Chef Syamsul berbagi rahasia racikan kepada JawaPos.com terkait menu tahu gejrot dicampur dengan asinan mi.

Bahan Tahu Gejrot

Beberapa potong tahu pong

Minyak untuk menggoreng

Bumbu Kuah Gula Merah

75 gram gula merah

300 ml air

2 buah asam Jawa

Garam secukupnya

2 siung bawang putih

8 butir bawang merah

4 buah cabai rawit

kecap manis secukupnya

Cara Memasak

Potong-potong tahu dengan bentuk dadu. Goreng hingga kecokelatan.

Siapkan Bumbu Kuah

Letakkan gula merah dan air dalam panci. Panaskan hingga mendidih. Tambahkan air asam Jawa dan garam, lalu campurkan dengan bumbu tumbuk hasil gerusan bawang putih hingga halus, tambahkan bawang merah, cabai, dan garam, gerus kasar. Masukkan kecap manis, aduk rata.

“Kami juga siapkan bumbu kacang agar cocok untuk dihidangkan dengan asinan mi,” kata Chef Noldy dan Chef Syamsul.

Cara Meayantap 

Bisa dihidangkan dengan asinan yang terdiri dari mi kuning, taoge, dan kacang tanah serta kerupiuk kuning. Lalu siram kuah atau mencocol tahu di dalam kuah. Rasanya pasti lezat.

Manfaat Tahu

Dilansir dari Style Craze, Senin (6/5), berbagai manfaat tahu baik untuk kesehatan. Tahu merupakan pengganti daging bagi vegetarian. Tahu kaya protein nabati yang menyehatkan.

Tahu terbuat dari kedelai, cocok digunakan dalam sayuran dan mie. Tahu kaya akan protein berkualitas tinggi (sekitar 7-9 gram per sajian). Tahu juga merupakan sumber kalsium, vitamin B-kompleks, dan zat besi. Tahu rendah lemak jenuh dan natrium dan tidak mengandung kolesterol.

Berbagai khasiat tahu di antaranya, pertama, bisa menurunkan kadar kolesterol. Produk kedelai mengandung bahan bioaktif tingkat tinggi yang mengatur kadar kolesterol. Diet yang kaya akan tahu dan protein kedelai mengurangi kolesterol total plasma, VLDL, LDL, dan kadar trigliserida.

Kedua, tahu juga bisa mengelola diabetes. Makanan kedelai dikenal karena kandungan isoflavonnya yang tinggi, yang merupakan salah satu alasan tahu dikaitkan dengan kontrol diabetes. Isoflavon ini meningkatkan insulin serum dan kadar insulin pankreas dengan meningkatkan pensinyalan insulin dan mengatur aktivitas molekuler. Tahu juga mengatur pengambilan glukosa oleh usus, sehingga mengontrol kadar glukosa darah dan insulin.

Ketiga, tahu bisa menurunkan risiko kanker. Penelitian telah menunjukkan efek perlindungan dari fitoestrogen kedelai pada berbagai jenis kanker. Fitoestrogen ini (terutama yang tahu) dapat menghambat kerja estrogen. (marieska harya virdhani/jpc)

Loading...

You Might Also Like