drg Dwi Martisza


PALANGKA RAYA – Menjaga kesehatan gigi pada anak merupakan hal yang penting dimulai sejak dini. Orang tua memiliki peran untuk mengajarkan cara membersihkan dan merawat gigi pada anak, khususnya saat di rumah.

Dokter gigi di RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya drg Dwi Martisza menjelaskan, tidak sehatnya gigi akan menyebabkan gigi berlubang (karies, red) karena sisa makanan yang menempel bersama bakteri di permukaan gigi bereaksi akan menghasilkan asam yang membuat permukaan jaringan gigi rusak dan membentuk lubang.

“Jumlah gigi geligi susu (primary teeth) pada anak berjumlah 20 gigi susu. Mulai tumbuh pada umur 6 bulan sampai 2,5 tahun. Pada bayi cara membersihkan menggunakan kassa atau kain lembut basah, diletakkan pada ujung jari ayah/ibu untuk membersihkan sekitar gusi dan lidah walaupun belum tumbuh gigi," jelasnya melalui rilis, Selasa (23/4).

Lebih lanjut, drg Dwi menambahkan berdasarkan hasil Workshop on “Effective Use of Fluoride in Asia” dikutip pedoman pelayanan dasar kesehatan gigi dan mulut di Pusekemas, Kemenkes RI 2012 pada anak mulai tumbuh gigi susu 6 bulan-2 tahun bisa diberikan pasta berfluoride khusus anak. Dengan ukuran sebutir beras atau selapis tipis dengan sikat gigi anak.

"Sementara untuk anak umur 2-6 tahun menggunakan pasta gigi berfluoride dengan ukuran sebesar kacang polong di permukaan sikat gigi anak. Diajarkan untuk sambil meludah dengan pengawasan orang tua,” imbaunya.

“Sedangkan anak usia diatas 6 tahun gigi tetap (permanent teeth) mulai tumbuh bisa diberikan ukuran pasta gigi sebesar kacang polong atau selebar bulu sikat. Kalau usianya 9 tahun bisa diganti dengan sikat gigi dewasa sambil diperhatikan juga bentuk kepala sikat gigi tidak terlalu besar, sehingga menjangkau sampai gigi belakang dan bulu sikat gigi tidak terlalu keras," tambahnya.

Selain menggosok gigi dengan membatasi makanan dan minuman manis (high sugar) pada anak, uajrnya, jangan lupa untuk menyikat gigi minimal dua menit dan dilakukan dua kali sehari. Pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

"Sebagai orang tua jangan ragu untuk rutin mengecek gigi geligi anak, minimal enam bulan sekali ke dokter gigi," ungkapnya.

Dalam meningkatkan pelayanan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya memiliki jadwal praktik Poliklinik Gigi dan Mulut.  Pukul 08.00-14.00 WIB ditangani oleh drg Dewi Gustyastuti dan pukul 14.00-21.00 WIB oleh drg Dwi Martisza. (pri/ ila/CTK)

You Might Also Like