Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim


PALANGKA RAYA-Dalam rangka melaksanakan Peraturan KPU (PKPU) nomor 8 Tahun 2019 tentang Tata Kerja KPU dalam melaksanakan tugas, maka penyelenggara KPU harus menyampaikan secara terbuka di media massa, papan pengumuman dan laman KPU provinsi hingga kabupaten/kota apabila memiliki hubungan keluarga dengan peserta Pemilu.

Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim mengatakan, sebagai ketua KPU, dia mengakui memang memiliki hubungan keluarga dengan peserta Pemilu. Mereka yakni Siti Salhah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Sihabuddin Mubarrak dari partai PDIP, keduanya adik kandung dan berada pada dapil I Kalteng.

“Memang, dalam ketentuan PKPU tersebut harus menyampaikan apabila penyelenggara Pemilu ada yang memiliki hubungan keluarga dengan peserta Pemilu, dan mereka berdua adalah adik kandung saya,” katanya saat diwawancara Kalteng Pos Senin malam (22/4).

Diungkapkan Harmain, pihaknya sudah menyampaikan secara terbuka dalam rapat pleno terbuka penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) 20 September 2018 yang dihadiri oleh Bawaslu dan perwakilan Partai Politik (parpol) Kalteng.  Tapi, tambah dia, ini guna menjalankan ketentuan Peraturan DKPP nomor 2 Tahun 2017.

“Sementara itu, pada 18 Maret 2019 lalu keluar PKPU nomor 8 Tahun 2019 ternyata kewajiban tidak hanya disampaikan di rapat pleno saja, melainkan juga di media massa dan laman KPU, sehingga pernyataan yang pernah saya buat waktu itu saya umumkan di media massa,” bebernya kepada Kalteng Pos.

Diimbaukannya, kepada seluruh penyelenggara Pemilu baik di tingkat KPU provinsi hingga KPPS agar dapat memenuhi ketentuan PKPU tersebut. Dengan demikian, sambung dia, dapat menunjukkan sebagai penyelenggara Pemilu melaksanakan prinsip mandiri yang bersikap netral. (abw/alh/nue/ala)

You Might Also Like