Yulistra Ivo Sugianto Sabran saat menyapa warga usai pencoblosan di TPS 001, Kelurahan Palangka Kota Palangka Raya, Rabu (18/4). (DISKOMINFO UNTUK KALTENG POS)


PEREMPUAN, di dapur, sumur dan kasur. Istilah ini tak berlaku lagi di zaman sekarang. Era sekarang, perempuan juga harus berkontribusi terhadap pembangunan. Entah dia sudah menikah atau belum, perempuan kini bisa mengambil peran dalam berbagai bidang.

“Perempuan harus bisa berkontribusi terhadap pembangunan. Tidak hanya dari dari pekerjaan saja, tetapi perempuan juga bisa menyumbangkan, tenaga ataupun pemikiran dalam meningkatkan pembangunan,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yulistra Ivo Sugianto Sabran, Rabu (17/4).

Misal, kata Istri orang nomor satu di Kalteng ini, menuangkan pemikiran itu dalam kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan, salah satunya PKK. Dengan demikian lah, ujar perempuan berkulit cerah ini, perempuan bisa berkontribusi dalam menggerakkan pembangunan.

"Walau yang kami (PKK, red) lakukan hanya hal-hal kecil saja, tetapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, akan menghasilkan pergerakan pembangunan,"ucap istri dari Sugianto Sabran ini, usai menggunakan hak pilihnya di TPS 001, Jalan H Ir Juanda Kelurahan Palangka.

Selain itu, perempuan asli Kabupaten Semarang itu juga mengatakan, pada dasarnya tidak ada perbedaan antara memilih di Semarang atau di Kalteng. Sama-sama nyaman. Hanya saja,  tambah dia, di Semarang penduduknya lebih banyak, sehingga saat pemilihan satu komplek suasanya cukup ramai.

"Di sini kan tidak terlalu seperti di Jawa, tetapi rasanya enak saja. Apalagi kan KTP-el saya juga sudah Kalteng," tutur perempuan berjilbab ini. (abw/aza)

You Might Also Like