Jajaran TNI-Polri saat mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pungut dan Hitung Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kota Malang, di alun-alun Merdeka, Selasa (16/4). (Fisca Tanjung/ JawaPos.com)


Polres Malang Kota (Makota) mengantisipasi adanya serangan fajar menjelang Pemilu 2019, besok Rabu (17/4). Mereka juga akan memaksimalkan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus.

Ratusan personel mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengikuti Apel Gelar Pasukan pengamanan pemilu di alun-alun Merdeka, Selasa (16/4). Dalam apel gelar pasukan ini, Kapolres Makota AKBP Asfuri mengingatkan kepada seluruh petugas pengamanan untuk mengantisipasi potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama pemungutan dan penghitungan suara.

“Kerawanan itu seperti peningkatan potensi massa dan adanya intimidasi dari oknum masyarakat,” ujarnya usai apel.

Melihat hal itu, pihaknya akan melakukan pengamanan dengan mengerahkan 800 personel Polri, TNI 2 SSK, serta Satpol PP dan Perlindungan masyarakat (Linmas). Pasukan juga telah di-ploting di masing-masing TPS. “Satu anggota polisi akan berjaga di 5-6 TPS. Selain itu juga diperkuat dengan 10-12 linmas,” terangnya.

Seluruh pasukan akan melakukan pengamanan sampai proses perhitungan suara selesai. “Setelah melakukan pengamanan di TPS, akan bergeser ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Apabila ada gangguan permasalahan, segera melapor dan rekap untuk menuju lokasi,” papar dia.

Pada kesempatan tersebut, Asfuri juga menegaskan bahwa pihaknya akan menanggulangi serangan fajar jelang pemilu. “Kami sudah membentuk tim yang berkoordinasi dengan Bawaslu. Apabila ditemukan adanya masyarakat atau kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan money politic, akan diserahkan ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti,” kata perwira polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat pengamanan di TPS khusus. “Untuk TPS yang perlu atensi, ada beberapa TPS khusus. Seperti di Lapas Lowokwaru dan Lapas wanita, itu personelnya memang lebih banyak dibandingkan dengan TPS yang lain,” pungkasnya.(jpc)

 

 

You Might Also Like