Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi (batik merah) saat membuka ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di SMAN 1 Palangka Raya, baru-baru ini.( HMS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA Universitas Palangka Raya (UPR) mulai menyelenggarakan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Sabtu (13/4).

Kegiatan tersebut diselenggarakan di beberapa tempat, di antaranya Laboratorium Komputer Fakultas Kedokteran, Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Palangka Raya dan SMA 2 Palangka Raya. 

Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi, mengatakan, jumlah kuota yang diterima UPR dari UTBK SBMPTN sebanyak 1800 orang.  Jika peserta tidak lulus, masuk perguruan tinggi melalui jalur UTBK ini tidak perlu risau.

“UPR akan membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri,” ujarnya. 

Pendaftar UTBK yang tercatat di pusat UTBK UPR sebanyak 6082 peserta. Jumlah peserta sebanyak itu terbagi atas dua kelompok ujian yaitu 3135 SAINTEK dan 2947 SOSHUM. 

Berdasarkan jenis peserta ujian, terdiri dari 3802 reguler dan 2280 peserta bidikmisi. Ujian akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada pada tanggal 13,14 April dan 26 Mei 2019. 

Menurut Andrie Elia, pelaksanaan UTBK merupakan salah satu yang harus dilalui untuk masuk perguruan tinggi, termasuk di UPR. Maka dari itu, kata Andrie Elia, semua peserta UTBK SBMPTN 2019, untuk mengikuti seleksi secara maksimal dan bersungguh-sungguh. 

“Saya berharap kepada peserta UTBK untuk mengikuti UTBK dengan maksimal. Gunakan seluruh kemampuan untuk memperoleh nilai yang tinggi,”ucap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Dr H Slamet Winaryo MSi mengatakan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran berharap, agar lulusan SMA/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

“Kami sangat berterima kepada UPR karena telah mempercayakan beberapa sekolah sebagai tempat pelaksanaan UTBK ini,” tandasnya. (hms/don/aza)

You Might Also Like