Reporter SBS, Kang Kyung Yoon yang memberitakan pertama kali kasus grup chat Seungri dan Jung Joon Young (Foto: Soompi)


JURNALIS yang mengungkapkan kasus grup chat Seungri dan Jung Joon Young, Kang Kyung Yoon mengaku mendapatkan bonus dari liputan yang dilakukannya itu dari media tempatnya bekerja. Alih-alih digunakannya sendiri sebagai prestasi atas kinerjanya, Kang Kyung Yoon justru memilih untuk menyumbangkannya.

Hal tersebut disampaikan Kang Kyung Yoon saat melakukan wawancara dengan Subusu News. Ia mengatakan, pilihannya untuk menyumbangkannya adalah agar bisa membantu meluruskan jalan bagi kesadaran seksual yang terdistorsi atau otoritas pemerintahan yang korup.

“Aku baru-baru ini menerima bonus dari perusahaan untuk liputanku. Hatiku merasa sakit (karena kasus yang diliputnya), jadi aku menyumbangkan semua bonus ke House of Sharing,” ujarnya seperti dilansir dari Koreaboo, Senin (15/4).

Dalam wawancara itu, Kang Kyung Yoon juga berbicara tentang bagaimana para penghuni grup chat yang di antaranya adalah selebritis itu membicarakan tentang perempuan secara sepsifik. Ia mengatakan, mereka mengkritisi dan melecehkan perempuan secara seksual dengan melakukan tindakan asusila.

“Mereka bahkan mengatakan bahwa korban berada di level Comfort Women. Ini sangat mengejutkan bagiku,” katanya.

Comfort Women sendiri diketahui merupakan istilah bagi gadis dan perempuan yang dipaksa menjadi budak seksual selama invasi Jepang ke Korea. Hanya segelintir dari perempuan tersebut yang kini sudah menjadi jompo yang masih bertahan. Ada banyak upaya untuk membantu mereka agar menerima permintaan maaf dan kompensasi yang layak.

“Aku sangat dipenuhi kemarahan sampai tidak bisa tidur selama tiga hari. Pikiranku benar-benar kacau. Masalahnya tidak hanya kesadaran seksual yang sudah terdistorsi, tetapi juga pandangan historisnya,” katanya.

Kang Kyung Yoon sendiri merupakan jurnalis dari SBS yang pertama kali memberitakan percakapan dari sebuah grup chat yang melibatkan Seungri dan mantan CEO Yuri Holdings, Yu In Suk serta seorang karyawan untuk menyediakan layanan prostitusi untuk investor asing. Pemberitaan itu dirilis pada 26 Februari.

Sejak pemberitaan itu, polisi mulai menyelidiki dan kasus-kasus lainnya terungkap. Termasuk soal kasus video asusila yang diambil Jung Joon Young yang juga berada di grup tersebut. Sejumlah selebritis lain yang berprofesi sebagai penyanyi turut terseret oleh kasus ini dan sebagian di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. (JPC/KPC)

You Might Also Like