Rins sukses mempersembahkan kemenangan perdana bagi Suzuki, Minggu (14/4).(Foto :MotoGP)


MotoGP 2019 mencatatkan sejarah baru pada GP Amerika di COTA Austin, Minggu (14/4), di mana Marc Marquez (Repsol Honda) yang selama enam tahun berjuluk 'King of COTA' harus melepas titelnya dan Alex Rins (Suzuki Ecstar) menjadi raja baru.

Rins sukses mempersembahkan kemenangan perdana bagi Suzuki, setelah kemenangan Maverick Vinales pada tiga tahun silam.

Pertarungan di baris terdepan berjalan panas. Marc Marquez yang sedari awal balapan memimpin jauh di depan, tiba-tiba harus terjatuh di tikungan 12 pada lap 13. Otomatis, Valentino Rossi yang berada di posisi kedua langsung menggantikan sekaligus Rins di posisi ketiga.

Seri MotoGP Amerika bisa dibilang cukup sulit diprediksi, selain insiden Marquez , pembalap-pembalap gaek lainnya juga terkena sial. Cal Cruthlow juga jatuh dan Jorge Lorenzo gagal finis karena motornya bermasalah. Sementara Maverick Vinales dan Joan Mir kena penalti karena jump start.

Rossi yang sempat memimpin setelah Marquez keluar lintasan, ternyata mendapat tekanan kuat dari Rins. Sisa 4 lap terakhir, Rins berhasil overtake dan menjaga posisi hingga bendera finis berkibar.

"Itu luar biasa! Saya sangat senang memenangkan balapan di sini! Saya kehilangan kata-kata! Saya mengelola tekanan dengan baik, meskipun saya sedikit menderita di lap terakhir. Ketika saya melewati batas semua perasaan yang menekan saya. Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada semua tim saya, semua orang di Jepang, dan semua orang di sekitar saya," ungkap Alex Rins usai balapan. (mg8/jpnn)

You Might Also Like