Minum kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Namun, sebagian orang kerap memiliki keluhan perut yang bereaksi dan ingin buang air besar (BAB) usai menikmati kopi tersebut.

Tak heran jika ada orang-orang yang selalu membawa atau memesan air mineral untuk teman ngopi saat datang ke kedai kopi. Hal ini dikaitkan dengan kandungan dalam kopi yang memang telah lama dikenal berpengaruh pada organ pencernaan. 

Pengaruh kandungan kopi terhadap tubuh

Kris Sollid, RD, seorang Direktur Senior Komunikasi Nutrisi dari International Food and Information Council Foundation mengatakan kepada Reader’s Digest bahwa secara alami, kopi mengandung ratusan bahan kimia.

Dan jumlah kafein di dalam kopi yang merangsang keaktifan otot perut serta usus besar bisa menjadi salah satu alasan mengapa Anda mulas dan ingin BAB usai meminumnya.

Bahkan, bila Anda meminum kafein tersebut dalam suhu yang panas (kopi panas), efek yang ditimbulkan pada perut sebagian orang bisa lebih parah.

Selain itu, kopi juga mengandung asam klorogenat (bersifat asam) dan dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Kemudian, asam klorogenat dan asam lambung akan menurunkan pH lambung sekaligus mempercepat pergerakan makanan dari lambung ke usus. Sehingga, memaksa lambung untuk mendorong semua isinya agar lebih cepat dari biasanya. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa Anda disarankan tidak minum kopi saat perut kosong.(klikdokter)

Loading...

You Might Also Like