Ruangan kerja Menteri Agama disegel KPK


JAKARTA – Buntut penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy di Surabaya, Jawa Timur, ruangan kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin disegel KPK.

Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Mastuki membenarkan ruangan Menteri Agama disegel KPK.

Selain ruangan menteri, ruangan Sekjen Kemenag juga ikut disegel.

Anggota DPR RI yang akrab disapa Rommy itu ditangkap KPK terkait kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Rommy dan Lukman Hakim Saifuddin sama-sama politisi PPP. Sebelum menjadi Menteri Agama, Lukman menjadi anggota DPR RI selama tiga periode dan menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2009–2014.

Dari foto yang beredar, pintu ruang kerja Kemenag terlihat tertutup rapat. Pegangan pintu itu diikat dengan KPK Line.

Setelah penyegelan, beredar kabar bahwa Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis ditangkap KPK bersama Rommy. Namun KPK membantah kabar tersebut.

Nur Kholis memang sempat terlihat di gedung KPK, tetapi bukan karena dia ditangkap.

“Yang bersangkutan klarifikasi karena ada penyegelan ruangan di Kemenag,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah melalui pesan elektronik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/3) dini hari.

Nur Kholis tiba di gedung KPK kemarin malam, pukul 20.00 WIB. Febri mengatakan kedatangan Nur Kholis untuk meminta penjelasan terkait ruangan di Kemenag yang disegel tim KPK.

“Ruangan yang disegel itu kan ruangan sekjen, ruangan menteri. Dua itulah setidaknya yang disegel,” jelas Febri.

Febri menyatakan penyegelan ruangan Menteri Lukam Hakim Saifuddin dan Nur Kholis karena kebutuhan proses penyelidikan.

Penyegelan itu dilakukan terkait dengan OTT terhadap Romi yang saat ini aktif sebagai anggota DPR dan anggota dewan penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf.

“Ada kebutuhan proses penyelidikan,” pungkas Febri. (one/pojoksatu/KPC)

You Might Also Like