PM Australia Scott Morrison


POLISI Selandia Baru menangkap empat orang terkait penembakan massal di Masjid Al Noor, Christchurch. Para pelaku diduga adalah warga negara Australia.

PM Australia Scott Morrison membenarkan hal itu. Menurut dia, setidaknya satu pelaku adalah warga kelahiran Australia.

Dalam konferensi pers di Sydney, Jumat (15/3), Morrison mengutuk serangan tersebut. Dia menyebut para pelaku sebagai ekstremis sayap kanan dan teroris kejam.

"Australia dan Selandia Baru bukan sekadar sekutu, kami bukan sekadar rekan, kami adalah keluarga, dan sebagai anggota keluarga kami ikut berduka, terguncang, dan marah bersama Selandia Baru," ujar dia seperti dilansir CNN.

Pelaku yang ditangkap terdiri dari tiga pria dan satu wanita. Sementara saksi mengatakan bahwa salah satu dari mereka adalah pria kulit putih berusia sekitar 30 tahun dan mengenakan seragam.

Salah satu pelaku diduga mengunggah sebuah manifesto setebal 87 halaman di Facebook. Manifesto tersebut dipenuhi pernyataan anti-imigran dan muslim. (CNN/dil/jpnn/KPC)

You Might Also Like