Petugas medis melakukan evakuasi para korban penembakan di Masjid Al Noor Selandia Baru


KABAR duka bagi seluruh umat muslim di dunia kembali terjadi di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019) siang.

Menurut laporan media lokal banyak terdapat korban yang terkena tembakan, dan beberapa orang lainnya telah dievakuasi.

Seperti dilansir dari laman New Zealand Herald, seorang pria dengan membawa senjata masuk dengan membawa dua senjata dan melepaskan tembakan demi tembakan kepada orang-orang yang ada di masjid.

Bahkan dalam video yang beredar luas di dunia maya, terdengar suara orang-orang yang meraung kesakitan ketika tembakan tersebut dilepaskan.

Mohan Ibrahim, salah satu saksi mata, menuturkan dia merupakan satu di antara sekitar 200 orang yang berada di Masjid Al Noor saat penembakan terjadi.

“Awalnya kami berpikir itu sengatan listrik, tetapi kemudian semua orang mulai berlarian,” tutur Ibrahim.

Saksi mata lainnya bernama Benjamin Jellie, mengatakan dia berlari keluar ketika mendengar suara tembakan. Dia mengaku mendengar setidaknya 20 suara tembakan.

“Saya mendengar sekitar delapan tembakan di awal, kemudian hening selama 30 detik sampai 1 menit dan kemudian mulai lagi,” ungkapnya yang masih terlihat trauma.

Menurut informasi, akibat kejadian tersebut Masjid Al Noor New Zealand berubah menjadi ‘lautan darah’.

Dan lebih dari 27 orang yang berada di dalam masjid diperkirakan meninggal dunia dan kemungkinan masih bertambah.

Dugaan sementara pelaku adalah pria warga negara Australia yang selama ini acap kali menuliskan kalimat anti Islam. (pojoksatu/kpc)

You Might Also Like