Lionel Messi ketika melewati kiper Lyon, Anthony Lopes. (SUSANA VERA/REUTERS)


LIVERPOOL yang pada leg pertama di Anfield ditahan imbang Bayern 0-0, tampil trengginas di Allianz Arena. Tim asuhan Juergen Klopp itu sudah unggul saat laga berjalan 26 menit lewat gol Sadio Mane. Joel Matip sempat membuat gol bunuh diri pada menit 39 dan skor menjadi imbang 1-1.Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.


Pada babak kedua, The Reds dan Bayern berupaya menambah keunggulan. Namun, Liverpool yang justru mampu kembali memimpin lewat tandukan Virgil van Dijk hasil umpan sepak pojok James Milner pada menit 69.

Upaya Bayern untuk kembali mengejar ketertinggalan selalu kandas.


Liverpool mengunci kemenangan pada menit 84 lewat gol kedua Mane. The Reds mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1 dan lolos ke perempat final.


Dalam dua musim terakhir, Klopp berhasil membawa Liverpool ke perempat final. Seperti diketahui, pada musim lalu Liverpool juga mampu lolos ke perempat final. Bahkan, mereka berhasil melaju ke final. Sayang, pada partai puncak dikalahkan Real Madrid.



Performa Mane ini memperpanjang catatan apiknya sedari awal tahun 2019. Ia sudah mencetak 10 gol sejak Januari atau lebih banyak dari raihannya pada paruh pertama yang hanya sembilan gol.


Mane tampil bagus di momen yang tepat. Karena pada saat bersamaan Salah sedang menurun yang ditandai puasa gol dalam enam laga terakhir di seluruh kompetisi. Liverpool pun tak perlu khawatir Salah mejan di saat krusial seperti ini mengingat Mane justru mencuat sebagai juru selamat baru tim.


Tak hanya itu, Mane juga baru saja membuat rekor sebagai pemain Liverpool dengan gol terbanyak di laga tandang pada ajang Liga Champions dengan tujuh gol.


Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp juga mengaku senang kalau kemenangan Liverpool ini juga menyenangkan pendukung Dortmund. Dengan begitu, Dortmund dan Bayern mempunyai nasib yang sama terhenti di babak 16 besar.


"Saya bukan cuma ingin mengalahkan Bayern. Saya ingin menang bersama Liverpool. Saya yakin bahwa saya akan menyenangkan banyak fans Dortmund dan andai saya bisa membantu mereka juga, itu juga luar biasa," kata Klopp di BBC.


"Ini menjadi malam Liga Champions yang luar biasa lagi untuk Liverpool dan itu bagus. Satu tim akan melawan tim lain di laga berikutnya. Anak-anak menyukai kompetisi ini. Mereka siap ada dalam situasi sulit dan saya menyukainya. Hasratnya sungguh luar biasa. Semuanya bagus," dia menambahkan.


Bomber Bayern Muenchen, Robert Lewandowski menilai timnya tidak mencoba lebih keras menyerang Liverpool.

"Saya frustrasi. Kami tidak bermain begitu ofensif, padahal dengan menyerang kami bisa bermain baik di pertandingan pertama," kata Lewandowski di beIN SPORTS.


"Kami tidak berani mengambil risiko untuk bermain lebih ke depan dan mencoba untuk mencetak gol," imbuh pemain berkebangsaan Polandia itu.


Statistik UEFA mencatat, Bayern hanya mampu menciptakan enam percobaan yakni satu mengarah ke gawang.

Bandingkan dengan Liverpool yang berstatus tamu, sembilan percobaan yang bersumber dari enam tendangan mengarah ke gawang.

 

Sementara, Lionel Messi mengukir rekor fantastis saat membawa Barcelona menang 5-1 atas Lyon, dalam leg kedua 16 Besar Liga Champions di Camp Nou.


Messi yang melakoni laga ke-131 di Liga Champions bersama Barcelona menjadi bintang dengan dua gol dan dua assist. Dia mencetak brace pada menit 17 lewat penalti dan pada menit 78. Nah, lewat dua golnya itu, Messi mengukir rekor gemilang. Pertama, dia mencetak 61 gol dalam 61 laga Liga Champions di Camp Nou.


Rekor kedua lebih fenomenal. Messi kini telah mengukir 35 gol di semua ajang pada musim 2018-2019 bersama Barcelona. Dalam sebelas musim beruntun, Messi selalu mencetak 35 gol atau lebih di semua ajang bersama


Barcelona pada setiap musimnya. Sebuah pencapaian fantastis yang tak bisa dilakukan pemain Barcelona lainnya.

Sementara itu, tiga gol Barcelona lainnya ke gawang Lyon hasil kerja keras Coutinho, Gerard Pique, dan Ousmane Dembele. Satu-satunya gol Lyon dihasilkan oleh Lucas Tousart. (jpc/jpnn)

You Might Also Like