Pemasangan spanduk promosi kesehatan dalam rangka Hari Ginjal Sedunia di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, kemarin.( HUMAS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA - Pasien ginjal yang sedang melakukan cuci darah di ruang Instalasi Hemodialisa RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, kemarin, mendapat bingkisan dari pihak rumah sakit. Pemberian bingkisan ini merupakan salah satu kegiatan memperingati Hari Ginjal Sedunia, yang jatuh pada 14 Maret. Selain itu, pihak rumah sakit juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu pagi (17/3).

“Bersamaan dengan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day 2019), kami memberikan bingkisan kepada pasien yang khusus cuci darah hari ini (kemarin, red), baik yang shift pagi dan shift sore,” jelas Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Theodorus Sapta Atmadja, kepada Kalteng Pos, kemarin.

Selain itu, dr Theo, mengatakan, di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya saat ini memiliki 14 mesin cuci darah di ruang Instalasi Hemodialisa, yang setiap hari beroperasi dan ditambah dua alat khusus emergency.

“14 alat cuci darah di ruang Instalasi Hemodialisa  memang tersedia bagi pasien yang rutin cuci darah dan terjadwal. Sementara dua mesin cadangan di ruang ICU untuk keadaan emergency. Misal, ada pasien yang tiba-tiba datang dari luar daerah, maka kami gunakan alat cadangan atau bagi pasien yang baru dirawat, tapi  tiba-tiba ditemukan kasus baru, maka cuci darah kami arahkan ke ICU,” ujarnya.

dr Theo mengimbau masyarakat, untuk mencegah faktor risiko penyebab terjadi penyakit ginjal. Caranya, dengan menjaga pola hidup sehat, yakni memperhatikan makanan yang selama ini dikonsumsi.

Ia juga menjelaskan, peringatan Hari Ginjal Sedunia, tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan akan pentingnya upaya pencegahan penyakit ginjal.

“Selain memperbanyak konsumsi air putih, kami mengajak masyarakat untuk mengatur pola makanan yang sehat, dan menghindari makanan yang mengandung zat pengawet," ungkapnya. (sos/pri/aza/iha/CTK)

You Might Also Like