Empat rumah warga di Desa Palangan, Kecamatan Kota Besi jadi arang, setelah terjadi kebakaran, Kamis (14/3) dini hari WIB.


SAMPIT – Warga Desa Palangan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Barat dibuat panik pada tengah malam Rabu (13/4) sekitar pukul 00.00 WIB atau memasuki Kamis (14/3) dini hari WIB. Pasalnya, terjadi kebakaran yang melanda empat rumah warga setempat.

Awalnya, kebakaran pada satu rumah. Namun api merambat ke bangunan kayu hingga meludeskan tiga rumah lainnya. Diduga asal mula api dari kasur yang terbakar di salah satu rumah warga setempat. Bahkan salah satu warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Kepala Desa Palangan Anastasius Delix membenarkan terjadi kebakaran rumah warga di desanya. Dalam peristiwa tersebut, menurut Delix, tidak ada korbam jiwa. “Tapi salah satu warga mengalami luka bakar. Warga yang terluka itu sudah ditangani oleh petugas kesehatan,” ungkapnya, kemarin.

"Kejadian sekitar pukul 00.00 WIB malam, masyarakat mengetahui adanya api membakar rumah. Api itu diduga dari kasur yang terbakar. Itu informasi yang saya dapat dari staf di lokasi," kata Delix saat dikonfirmasi, Kamis (14/3).

Dijelaskannya, saat kejadian dia tidak ada di lokasi. Karena mengikuti rapat kerja pemerintahan desa (pemdes) di Palangka Raya. Delix mendapat laporan dari stafnya yang berada di lokasi kejadian. "Saya mendapat laporan langsung dari staf, karena saya masih mengikuti kegiatan di Palangka Raya. Api diduga dari kasur yang terbakar, kemudian merambat begitu cepat sehingga merambat, karena material bahan rumah itu terbuat dari kayu," jelasnya.

Warga yang mengetahui adanya kebakaran pun berupaya memadamkan api bersama petugas pemadam di desa setempat. Tapi api sempat membesar karena rata-rata bangunan rumah warga terbuat dari kayu. Hal itu memudahkan api untuk menghanguskan empat rumah tersebut.

"Dalam waktu yang singkat sekitar setengah jam menghanguskan tiga rumah dan merambat ke satu rumah, walaupun tidak terbakar penuh satu rumah itu. Karena tim pemadam desa juga cepat tanggap dan masyarakat, jadi api bisa dipadamkan," tambahnya.

Delix mengaku sudah koordinasi dengan pihak kecamatan hingga babinsa, dan kepolisian, serta melaporakan kejadian itu ke Dinas Sosial Kotim. “Sehingga nanti, mereka yang mengalami musibah rumah terbakar itu bisa mendapat bantuan. Bagi yang peduli terhadap warga yang mengalami musibah, masyarakat juga menggalang dana untuk membantu warga yang mengalami musibah  tersebut,” katanya. (ais/ens/ctk/nto)

You Might Also Like