Ma'ruf Amin dan Sandiaga uno. (foto: jawapos.com)


JAKARTA – Enam nama anggota komite damai debat ketiga Pilpres 2019 telah terisi. Dua tim sukses paslon capres-cawapres hari ini telah menunjuk masing-masing dua nama nama.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf diwakili oleh Direktur Program Aria Bima dan Gugus Tugas Khusus Rizal Malarangeng.

Sementara, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga diwakili oleh Anggota Direktorat Media dan Komunikasi, Imelda Sari, dan Anggota BPN, Putra Jaya Husin.

Dua nama lainnya dari unsur penyelenggara pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diwakili oleh Wahyu Setiawan serta Bawaslu RI diwakili Mochammad Afifuddin.

Komite damai dibentuk atas kesepakatan penyelenggara pemilu bersama TKN dan BPN dalam rapat 12 Maret 2019. Ini merupakan evaluasi debat kedua, di mana sempat terjadi ketegangan antar-pendukung Jokowi dan Prabowo.

"Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika terjadi persoalan dalam debat. Maka Komite Damai yang bertugas mendamaikan, menyelesaikan, membuat suasana lebih tertib," ujar Wahyu di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menegaskan bahwa komite damai dibuat sebagai bentuk antisipatif bila ada 'masalah' dalam debat ketiga Pilpres 2019. Tim ini telah disepakati oleh penyelenggara dan peserta pemilu.

Menurutnya, komite damai tugasnya memastikan aturan-aturan yang mengikat pengunjung atau penonton debat di arena harus tertib. Kata Wahyu, bila ada ketidaktertiban, komite ini yang berwenang merampungkan masalah tersebut.

"Salah satu bentuk penyelesaian terakhir, jika ada (tamu) undangan, ada pendukung yang datang ternyata membuat gaduh misalnya, maka komite damai berwenang mengeluarkan yang bersangkutan dari arena debat," urainya.

Debat ketiga bakal mempertemukan Ma'ruf Amin dengan Sandiaga Uno. Keduanya bakal adu gagasan mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial-kebudayaan. Debat berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, 17 Maret 2019. (jaa/indopos/kpc)

You Might Also Like