Catur Prasetio dan dua mobil yang digadaikannya saat berada di Polres Palangka Raya, Kamis (14/3). (DENAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Satu per satu dari 20 laporan terkait kasus kehilangan mobil berhasil diungkap Polres Palangka Raya. Pelaku bernama Catur Prasetio diciduk, lantaran menggadaikan dua mobil yang disewanya dari jasa rental.


Aksi nekat pria 29 tahun itu menggadaikan mobil rental berawal pada Februari lalu. Selama sepekan ia menyewa dua mobil, Avanza dan Innova, milik Giman (60) warga Jalan Mahir Mahar Palangka Raya. Sepekan berlalu, tiba waktunya untuk pengembalian mobil tersebut.


Ditunggu-tunggu oleh pemiik rental, Catur tak kunjung datang untuk mengembalikan mobil yang disewanya. Giman mulai gelisah. Mobil Toyota Innova bernopol KH 1033 AQ warna silver metalik dan mobil Toyota Avanza nopol KH 1589 TC belum dikembalikan pelaku. Ia pun membuat laporan ke pihak Polres Palangka Raya. Tak butuh waktu lama, setelah menerima laporan itu, polisi langsung mengamankan pelaku.  


Dari pengakuan Catur, dua mobil yang disewanya itu terpaksa digadaikannya demi mendapatkan uang.  "Saya sebenarnya bukan menjual, tetapi menggadaikan mobil tersebut karena banyak utang,” ucap Catur ketika ditanyai awak media, kemarin.


Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar menyebut, dari tahun 2018 sampai awal 2019 ini, setidaknya sudah dua puluh lebih laporan yang diterima pihaknya terkait penggelapan mobil di Palangka Raya. Penggelapan yang dilakukan oleh para pelaku, kata dia, hampir sama modusnya, yakni merental lalu menggelapkan. Mobil yang dirental pun bukan di tempat perentalan, tetapi mobil rental rumahan yang ditawarkan via online.


“Kebanyakan sih rental rumahan yang ditawarkan melalui media sosial,” tutur Timbul sembari menambahkan, terhadap kejahatan ini, pelaku dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan. (old/ce/ala) 

You Might Also Like