EDDY PURWANTO


BUNTOK– Dalam menegakkan peraturan daerah (perda), Anggota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP) Barito Selatan (Barsel) tentu berisiko di lapangan. Untuk itulah, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Barsel Eddy Purwanto menginginkan adanya lindungan bagi anggota di bawah kepemimpinannya melalui program BPJS Ketenagakerjaan.


Dikatakan, Eddy Purwanto, bahwa program perlindungan ketenagakerjaan ini merupakan program yang sangat jarang diterapkan di lingkup pemerintahan, bahkan terbilang masih belum berjalan. “Sebab BPJS Ketenagakerjaan lebih dominan dengan pihak perusahaan,”ungkapnya.


Di lingkungan Satpol PP dan Damkar pun, sambungnya, saat ini masih dalam tahap sosialisasi yang mana sekaligus pengenalan terhadap program-program ketenagakerjaan.


Eddy juga menyadari, risiko pekerjaan anggota Satpol PP dan Damkar memang besar, sehingga diharapkan dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan itu bisa melindungi tenaga kerja yang bernaung di bawah instansi tersebut, khususnya bagi non ASN atau tenaga kontrak.


“Selama ini pihak Pemkab Barsel sudah melaksanakan kegiatan BPJS Kesehatan, tetapi dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini mungkin lebih melindungi resiko yang kami terima,” ujarnya. (ner/ila)

You Might Also Like