Alman Pakpahan


PALANGKA RAYA - Saat melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Kelurahan Penarung. Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya Alman Pakpahan hanya menemukan lurah di dalam kantor.


Hal tersebut membuat mantan Plt Satpol PP Kota Palangka Raya ini menjadi murka dan marah. Karena hanya ada lurah di dalam kantor sedangkan staf atau pegawainya tidak tau kemana perginya.


"Saya marah betul ini. Masa jam 7 masih belum ada pegawai di dalam kantor Kelurahan Penarung," ucapnya sambil menceramahi Lurah Panarung, Irwan Faisal, Rabu (13/3).


Lanjut Alman, pantas saja beberapa kali laporan yang masuk ke Inspektorat Kota Palangka Raya. Banyak yang mengatakan Kantor Kelurahan Penarung seperti kuburan. "Karena tidak ada pegawainya. Bagiamana masyarakat mau berurusan seperti ini, " bebernya.


Ia mengatakan sampai jam 08.30 WIB masih tidak ada orang selain Lurah. "Dimana-mana kantor pemerintahan pelayanan publik itu bukanya jam 07.00 WIB. Saya perhatikan sudah ada lima orang yang datang ke sini mau berurusan. Tapi nggak bisa karena tidak ada stafnya, "pungkasnya.


Alman Pakpahan mengatakan, dari laporan yang masuk ke pihaknya. Banyak pegawai Kelurahan Penarung datang ke kantor sekitar jam 10.00 WIB itu juga langka. "Jam 10.00 Wib baru datang, kan lucu jadinya. Bagaimana pelayanan di Kota Palangka Raya bisa bagus kalo kelakuan staf kelurahannya seperti ini," ucap Alman dengan Geram, Rabu (13/3).


Ia mengatakan, dengan prilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti di Kelurahan Penarung sangat jauh seperti yang diharapkan oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Karena visi dan misinya untuk membentuk smart society.


"Dengan fokus pada pengembangan layanan publik, kesehatan, pendidikan, kepemudaan, kerukunan dan kemananan," tegas Alman.


Ia menegaskan, jika prilaku ASN seperti ini (Staf Kelurahan Penarung). Maka akan membuat memperburuk pelayanan kepada masyarakat. (idu/OL)

Loading...

You Might Also Like