Ketua KPU RI Arief Budiman


JAKARTA - Ketua KPU RI Arief Budiman mengingatkan hasil hitung cepat (quick count) di Pemilu 2019. Menurutnya, quick count baru boleh disiarkan dua jam setelah pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat selesai atau pada pukul 15.00 WIB.

"Quick count baru diboleh diumumkan dua jam setelah wilayah barat selesai," katanya di Jakarta, Selasa (12/3/2019). 


Wilayah Indonesia bagian barat memiliki waktu yang lebih lambat dua jam dari bagian timur. Maka, hitung cepat baru diperkenankan tayang pada pukul 15.00 sore. "Penghitungan cepat atau quick count yang dilakukan saat hari pemungutan suara, telah diatur dalam PKPU kapan boleh diumumkan bagaimana caranya, itu telah diatur," katanya. 


Selain itu, Arief juga mengingatkan pada hari tenang, lembaga survei tidak diperkenankan melakukan survei. "Tidak boleh masa tenang melakukan survei," kata dia. Berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, Pasal 449 ayat 5 disebutkan "Pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat dua jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat".


Selanjutnya, dalam pasal 6 disebutkan pelanggaran terhadap ketentuan ayat (2), ayat (4), dan ayat (5) merupakan tindak pidana Pemilu. (jaa/indopos/kpc)


You Might Also Like