Yulhaidir


KUALA PEMBUANG - Dinas Permukiman, Kawasan, Perumahan dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Seruyan pada 2019, akan melakukan bedah rumah. Khusus bagi warga miskin. Sebanyak 500 unit.

Program bedah rumah yang telah diselenggarakan tersebut, memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat, terutama membantu bagi masyarakat yang tidak mampu untuk bisa memiliki rumah yang layak huni.  Hal tersebut dilontarkan Kepala Disperkimtan Kabupaten Seruyan Ahmad Hidayat.

“Bahkan program tersebut banyak mendapat dukungan dari banyak pihak untuk tetap dilanjutkan.  Oleh karena itu, tahun 2019 ini, kami kembali akan melanjutkan program bedah rumah tersebut dengan kouta 500 unit, kuota ini lebih banyak dari tahun sebelumnya," katanya, baru baru ini kepada wartawan di Kuala Pembuang.

Pada 2018, bebernya, pihaknya sudah membedah 100 rumah. Lalu pada 2019, rumah yang dibedah dengan anggaran yang berasal dari APBD berjumlah 200 buah. Sedangkan bantuan dari provinsi ada sekitar 300 rumah yang akan dibedah.

“Jadi total bantuan bedah rumah bagi warga yang tidak mampu dan belum memiliki rumah layak huni berjumlah sekitar 500 buah rumah,”tegasnya.

Hal tersebut dilakukana, ungkapnya, karena tugas utama dari Disperkimtan Seruyan, untuk meningkatkan kawasan pemukiman, terutama kawasan kumuh. Untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan program bedah rumah tersebut.

Menurutnya, menurut data di lapangan yang sudah pihaknya telusuri, masih ada ribuan rumah masyarakat di Kabupaten Seruyan yang masih perlu disentuh dengan program bedah rumah tersebut.

Jika ditelusuri lebih dalam, lanjutnya, masih banyak warga yang belum memiliki rumah layak huni, terutama warga yang berada di daerah hulu. Di lokasi itu, terangnya, masih banyak rumah mereka yang hanya berdindingkan terpal atau hanya sekadar berdinding atap daun saja.

"Oleh karena itulah, mereka-mereka ini perlu kita bantu dengan program bedah rumah ini,” ujarnya. (yad/aza/iha/CTK)

You Might Also Like