Hj Nurhidayah


Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) ini menunjukkan kemampuannya untuk memimpin Bumi Marunting Batu Aji sejak 22 Mei 2017. Ia pun menjadi bupati perempuan pertama di Kalteng. Untuk berada di jabatan itu ia sudah melalui karirnya sebagai wakil ketua DPRD Kobar.

Kepada Kalteng Pos, wanita kelahiran Kuala Kapuas, 25 Maret 2975 ini mengatakan kaum wanita ujarnya, harus bisa memposisikan diri dan harus mandiri. “Jadi, seorang wanita itu jangan dianggap lemah karena wanita itu mampu berbuat banyak dalam segala bidang,” katanya.

Secara khusus, ia mendorong semangat wanita Kalteng untuk gerakan potensi yang ada di dalam diri. Seorang wanita, katanya, harus semangat apalagi sekarang di era keterbukaan dan persamaan hak antar kaum pria sudah dilindungi undang-undang.

Saat ditanya, apakah wanita sudah mampu untuk terlibat dalam pembangunan, ia menyebut pastinya, kerena kaum perempuan itu bisa menjadi apapun dalam posisi apapun. “Karena wanita itu banyak kelebihannya.

Banyak hal dari kaum perempuan itu yang tidak semua dimiliki oleh kaum pria, terutama wanita bisa menjalankan tugas secara bersamaan sekaligus. “Mulai dari menjalankan pekerjaan rumah tangga, menjadi seorang ibu, dan juga melakukan pekerjaan pekerjaan mencari nafkah,” tutup Nurhidayah. (lan/ila/iha/CTK)

You Might Also Like