Dita Kartika


DARA bernama Dita Kartika mengaku menyukai fotografi sejak duduk di bangku kuliah. Saat itu dirinya ikut Unit Kegiatan Mahasiswa Prisma (Perhimpunan Seni Fotografi Mahasiswa) Universitas Diponegoro.

Bermula dari situlah Dita mendapat banyak teman dan pengalaman. Termasuk belajar fotografer professional. Bahkan sampai diajak ngejob bareng. Hingga dipercaya menjabat pengurus Prisma.

Tak hanya itu, pengalamannya di bidang fotografi itu membuatnya dipercaya menjadi pembicara di even seminar dan pelatihan fotografi. Dita – sapaan akrabnya juga pernah mengikuti jambore fotografi mahasiswa nasional di Makassar.

Saat ini Dita bekerja di salah satu perusahaan di Jepara. Dirinya bertugas di bagian Social and Environmental Affairs, yang job desk nya bersinggungan dengan lingkungan. Salah satunya memberikan laporan ke Dinas Lingkungan Hidup.

Menariknya, dunia fotografi tidak ditinggalkannya. Sebab, di perusahaan ini juga dirinya dipercaya menjadi fotografer. Job desk fotografinya itu dilakukan saat perusahaannya kedatangan tamu penting, meliputi corporate social responsibility (CSR) dan even lainnya.

Beberapa karyanya juga dipasang di lobi kantornya. Foto-foto yang dipasang di lobi meliputi foto dokumentasi, foto komersial, dan foto pemandangan. ”Bisa dibilang jadi fotografer juga kalau ada agenda kantor dengan tamu,” jelasnya.

Penyuka travelling ini mengaku nyaman dengan apa yang dijalaninya saat ini. Meski sudah bekerja, tetapi masih bisa pegang kamera untuk menyalurkan keseriusannya dalam fotografi. Menurutnya, dengan fotografi dia dapat bersinggungan dengan beragam karakter orang. Bisa berbagi ilmu, serta dapat explore hobi treavellingnya.

”Bagiku hal yang paling wah dalam fotografi itu ketika bisa berbagi ilmu ke orang lain. Mereka membalas dengan ucapan terima kasih,” tandasnya.

Ke depannya, Dita ingin tetap bekerja di perusahaannya ini sembari membuka usaha studio foto. ”Pengen tetap kerja disini sambil punya sampingan studio foto,” harapnya. (vga/ks/zen/top/JPR/KP)

You Might Also Like