Tukang racik hingga penikmat kopi di Palangka Raya kumpul bareng dan berbagi pengalaman tentang kopi, beberapa waktu lalu.( DAMAR AS / KALTENG POS)


SEMAKIN banyaknya kedai kopi di Palangka Raya, menjadikan ide tersendiri bagi tukang racik dan penikmat kopi. Ya. Mereka yang hobi kopi, sudah membentuk komunitas sindikat kopi Palangka Raya. Bahkan, barista sejumlah kedai kopi, berkumpul dan bertarung menyajikan kopi.

Meski dibalut dengan nama Battle Latte Art Coffee atau pertempuran menyajikan kopi susu, tak ada pemenang dalam micro event tersebut. Lebih pada sama-sama berjuang menyajikan kenikmatan kopi, dalam berbagai bentuk perpaduan kopi susu maupun espresso.

Barista selalu berusaha memberikan pelayanan terbaiknya. Berbagai metode penyeduhan kopi mereka gunakan mulai dengan variasi latte art, V60, Vietnam drip, hingga aeropress, menyesuaikan dengan pesanan para pengunjung kedai mereka.

Sindikat kopi, dengan micro event mereka battle latte art coffee, sebenarnya bukan hal baru. Karena belakangan ini, barista satu kedai kopi, sering berkunjung ke kedai kopi lain. Selain silaturahmi, tentu saja saling sharing tentang kopi.

“Semoga sindikat kopi bisa konsisten kita jalankan, juga kedepannya semoga banyak kedai kopi yang buka di Palangka Raya, barista yang kita harapkan semakin bertambah setiap tahunnya,” ucap Perwakilan Sindikat Kopi Dicky Ridwan, beberapa waktu lalu. (*ana/abe/iha/CTK)

You Might Also Like