Ilustrasi menangis. (foto: net)


SEORANG akademisi Jepang mengklaim bahwa cara paling bagus untuk menghilangkan stres adalah dengan menangis, meneteskan air mata. Cara itu dianggap lebih baik daripada tertawa, tidur atau minum secangkir kopi hangat.

Mantan guru sekolah menengah, Hidefumi Yoshida, menyebut dirinya sebagai “guru air mata”. Dia sering menyelenggarakan lokakarya dan ceramah rutin di sejumlah tempat di Jepang untuk mendidik orang tentang manfaat psikologis dari menangis.

Yoshida menjelaskan bahwa mendengarkan musik yang bersifat emotif, menonton film sedih dan membaca buku yang bisa membuat Anda sedih, memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental Anda.

Kegiatan tersebut merangsang aktivitas saraf parasimpatis yang memperlambat denyut jantung, yang bisa memiliki efek menenangkan pada pikiran.

"Jika Anda menangis seminggu sekali, Anda bisa menjalani hidup bebas stres," kata Yoshida, seperti dilansir laman Independent, Minggu (20/1).

Pada tahun 2014, Yoshida bekerja sama dengan Hideho Arita, seorang profesor di Fakultas Kedokteran di Toho University di Tokyo dan meluncurkan serangkaian ceramah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat menangis.

Yoshida bukanlah orang pertama yang menemukan efek menenangkan dari menangis.

Pada tahun 1981, sebuah penelitian berjudul "Tear Expert" yang dilakukan oleh Dr. William Frey di University of Minnesota menyatakan bahwa menangis melepaskan hormon endorphin, yang kemudian meningkatkan perasaan bahagia dan kesejahteraan.

Penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2008 terhadap lebih dari 3.000 orang menemukan bahwa menangis membuat orang merasa jauh lebih baik dalam menghadapi situasi yang sulit. (fny/jpnn/KPC)

You Might Also Like