Ilustrasi.NET


BUNTOK - Baru memasuki awal Tahun 2019 ini, kabar tidak sedap sedang menerpa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel). Pasalnya, Bupati dan Wakil Bupati Barsel dalam waktu dekat bakal melakukan rotasi jabatan.

Namun hal tersebut diduga membuat beberapa oknum pejabat mulai melakukan upaya pendekatan dengan beberapa pihak, baik melalui orang-orang kepercayaan bupati atau melalui siapa saja yang dianggapnya mampu membantu, agar jabatan yang dipegangnya tidak jatuh ke tangan yang lain atau dipindah ke jabaran yang dianggap strategis.

Menanggapi adanya isu pergantian para pejabat itu, Sekda Barsel Edi Kristianto mengatakan, bahwa majunya suatu daerah semuanya tergantung dari kemampuan aparatur pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Selain ditunjang dari kemampuan seorang aparatur dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, kata Edi, ditunjang pula sumber daya manusia (SDM) yang memang benar-benar handal. Sehingga apa yang menjadi cita-cita suatu daerah dapat terwujud secara nyata.

“Dan hal itu harus dimiliki oleh jajaran Pemerintah Daerah Barsel, yang di mulai dari pemimpin hingga ke tingkat bawah pada suatu pemerintahan,” terangnya, Kamis (3/1).

Sementara itu, Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir berharap, apabila bupati dan wakil bupati melakukan pergantian kabinetnya dalam waktu dekat, tentu akan menempatkan para aparatur pemerintah sesuai dengan pendidikan dan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga cara-cara yang tidak diperlukan tidak usah dilakukan. Sebab pihaknya menuntut kinerja lebih baik untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

“Dengan begitu pemerintahan Barsel bisa mempunyai bobot dan tidak dinilai asal-asalan. Karena percuma apabila menempatkan seseorang, namun tidak sesuai dengan pendidikannya, maka tidak menutup kemungkinan kemajuan daerah akan selalu jalan di tempat,” ujarnya, kemarin. (ner/uni/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like