Ilustrasi


PALANGKA RAYA-Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalteng tengah serius dan fokus melakukan pengembangan tanaman kopi dan kakao. Sudah ada beberapa daerah dilakukan penanaman, tinggal menunggu hasilnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng Rawing Rambang mengatakan, untuk tanaman kopi dan kakao sudah dikembangkan.Untuk kakao pengembangannya di fokuskan di daerah Barito, sementara untuk kopi di daerah Seruyan dan Kotawaringin Barat.

“Kalau kopi sudah dua tahun berjalan dan hasilnya menunggu 4 sampai 5 tahun kedepan. Karena potensi cukup baik, dan inisejalan dengan program yang digencarkan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran,” jelas Rawing, Rabu (26/12).

Dia mengtakana, sebagai pihak yang masih diberikan kepercayaan oleh gubernur, akan selalu berusaha membantu terwujudnya visi misi.

“Dari sisi perkebunan akan terus fokus membantu gubernur untuk menuntaskan visi dan misi, yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Kalteng Berkah,” terang dia.

Selain masalah pngembangan kakao dan kopi, pihaknya pun terus menggenjot perusahaan perkebunan sawit agar membuat plasma 20 persen sesua ketentuan yang ada.

“Terkait plasma, untuk perusahaan memang sudah mulai dilakukan inventarisasi dan sedang dalam proses. Ada yang sudah di surat kuasa (SK) oleh bupati masing-masing daerah serta lain-lain. Kalau proses untuk plasma biasanya satu tahun dan Januari 2019 sudah kelihatan pertambahan dan diharapkan untuk terus bertambah,” katanya.(nue/uni)

 

Loading...

You Might Also Like