Ilustrasi petani kopi. (foto: net)


PANGKALAN BUN–Desa Penyombaan bakal dibangun demontration plot (demplot) pengembangan kopi. Pemerintah desa yang masuk wilayah Kecamatan Arut Utara (Aruta) ini telah menyiapkan lahan seluas 100 hektare.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah di Kantor Bupati Jalan Sutan Syahrir Pangkalan Bun, Rabu (12/12).

“Lahannya sudah disiapkan, masyarakat sangat antusias menyambut program pertanian yang digencarkan oleh pemerintah daerah ini,” kata Nurhidayah usai mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aula Kantor Bupati, kemarin.

Sekarang ini, lanjut Nurhidayah, Tim Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKK) Kabupaten Jember, tengah melakukan proses penelitian terhadap  geografis di Desa Penyombaan, agar cocok dengan jenis kopi yang ditanam.

“Tim sudah mengambil sample tanah dari Desa Penyombaan untuk diteliti. Saya juga belum mendapatkan informasi resmi terkait hasil penelitian dari tim ini. Namun yang pasti, tanah di Desa Penyombaan memang subur, makanya sebelum kami membangun perkebunan kopi ini dalam skala besar, di Penyombaan itu pertama dibangun demplot sebagai percontohannya,” ujar Nurhidayah.

Dibukanya sektor perkebunan kopi di wilayah Arut Utara tersebut, kata bupati, selain untuk meningkatkan taraf hidup atau ekonomi warganya sendiri. Juga untuk mengalihkan pekerjaan atau aktivitas masyarakatnya masih sebagai penambang tradisional.

“Karena masyarakatnya menyambut dengan antusias, sampai-sampai lahan disiapkan. Kami berharap ke depan, perkebunan kopi bisa berkembang di Aruta. Dan harapannya 2019 mendatang sudah berjalan,” pungkasnya. (ala/uni/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like