Bupati Barsel, H Eddy Raya Samsuri, menyerahkan bantuan pembinaan LPTQ pada masing-masing pengurus di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Barsel, pekan lalu.( HUMAS FOR KALTENG POS)


BUNTOK - Dampak keberadaan sebuah koperasi, sejatinya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, terutama anggota koperasi itu sendiri. Bukan malah sebaliknya, keberadaan koperasi justru berujung tidak mensejahterakan anggotanya.

Bupati Barsel, H Eddy Raya Samsuri menuturkan, banyak orang yang mendirikan koperasi hanya disebabkan ingin meraih fasilitas saja, tetapi ketika fasilitas sudah diperoleh maka koperasi yang dibentuk pun ditinggalkan.

"Banyak sekarang orang mendirikan koperasi yang tujuannya cuma agar bisa dapat fasilitas, berujung tak mensejahterakan anggota kalau seperti itu," cetus Eddy Raya, kemarin.

Sekarang ini sambungnya, pola pikir seperti itu harus diubah begitu pula dalam segi pembinaan para sumber daya manusia yang tergabung dalam koperasi tersebut. Di mana melalui koperasi hendaknya dapat merancang ekonomi khususnya bagi warga pedesaan.

"Kita bina warga desa itu untuk merancang masa depan perekonomian mereka melalui keberadaan koperasi," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu, para pengurus koperasi yang ada di Barsel jangan malu mengadopsi pola dari kepengurusan koperasi di kabupaten lain.

Sepanjang pola itu bagus dan memberikan manfaat bagi para anggotanya dan kemajuan untuk koperasi. Adapun pola yang diambil ujar Eddy Raya, mencakup bagaimana membina dan membangun sebuah koperasi yang sehat.

"Kita cari koperasi yang sukses di daerah lain kemudian kita adopsi sistem mereka untuk diterapkan. Kalau ada yang sukses kenapa tidak ditiru," ujarnya.

Selain itu, ia menginginkan sebelum koperasi berdiri sebaiknya pengelola koperasi dibina atau istilahnya magang terlebih dahulu pada koperasi yang sudah terpola dan sukses tadi. Ketika sudah dianggap mampu barulah calon pengurus koperasi dilepaskan.

Namun tambahnya lagi, meskipun sudah dianggap mampu si calon pengurus tetap saja harus terus dipantau agar benar-benar bisa mengelola koperasi secara mandiri.

Kepada Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Barsel, Eddy Raya berpesan, agar selalu melakukan audensi dengan masyarakat, pemerintah dan pihak perusahaan. Supaya selama masa jabatannya bisa membawa kemajuan dan perubahan bagi koperasi-koperasi yang ada di wilayah Barsel.

"Jangan ketika bertemu lima tahun kemudian dan ditanyakan bagaimana perkembangan koperasi, hanya bisa menjawab singkat tanpa ada perubahan," celetuknya.

Kata Eddy Raya lagi, ciri-ciri koperasi berkembang adalah yang selalu mengedepankan kegotongroyongan, kebersamaan, solidaritas dan mandiri. (tha/nto/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like