Hari Museum, Refleksi Eksistensi Keberadaban

 Jum`at, Tanggal 19-10-2018, jam 04:08:53
Ilustrasi

PALANGKA RAYA-Provinsi Kalteng dipercaya menggelar even berskala nasional danmenjadi tuan rumah penyelenggara Hari Museum Indonesia tahun 2018 sejak tanggal 13-18 Oktober 2018.

“Hari Museum Indonesia ini hendaknya menjadi refleksi eksistensi keberadaban dan kreatifitas.Demi terciptanya suatu harmoni serta membangkitkan kehidupan untuk membangun budaya bangsa Indonesia yang harus terus digemakan,”kata Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kalteng, Yuel Tanggara di Museum Balanga, Kamis (18/10).

Dia mengatakan, hari museum Indonesia diharapkan bisa membangkitkan semangat kesetiakawanan, tanggungjawab sosial, disiplin dan semangat pantang menyerah.

“Diharapkan juga dapat menghasilkan ide, gagasan baru, kreatifitas yang lebih fantastis dan inovatif serta memberikan warna baru dalam merefleksikan karya-karya budaya yang ada diberbagai daerah,” tuturnya.

Dijelaskannya, kedepan pihaknya akan berupaya untuk mensinergikan bahasa, gerak dan langka dalam upaya pengembangan kebudayaan untuk terus ditingkatkan oleh semua pihak.Tidak hanya terhenti pada proses perlindungan, pengembangan namun pada tataran pemanfaatan menjadi nilai tambah yang menghasilkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, Guntur Talajan menuturkan melalui Hari Museum Indonesia ke-3 di Kalimantan Tengah, dia berharap museum semakin dikenal terutama bagi generasi milenial.

“Mudah-mudahan generasi milenial semain suka mengunjungi museum,” kata mantan Kepala Dinas Sosial Kalteng tersebut. (nue/uni)

 

 

Berita Terkait