Ilustrasi. (foto: net)


KUALA KAPUAS – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kapuas Sinday melalui Kepala Bidang P3I BKPSDM Kapuas Nanang Taufik, menepis adanya dugaan manipulasi data hasil seleksi CPNS 2018. Karena menurut mereka, pihaknya sudah mengikuti sesuai data dari pusat.

"Kami hanya mengacu pada data yang dari pusat. Jadi, intinya kami hanya melaksanakan yang diperintahkan oleh pusat. Kami di sini tidak mempunyai wewenang untuk memberikan nilai tambahan. Kami hanya menyampaikan data berdasarkan data yang digunakan pusat," katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Nanang, hal tersebut ada dalam Permenpan Nomor 36 Tahun 2018. Di dalamnya ada pasal yang menyebutkan bahwa penambahan nilai SKB diberikan apabila peserta tersebut merupakan putra atau putri daerah.

Menurutnya, pihaknya tidak keluar dari data yang ada. Karena hasil verifikasi dari Kemenkes, puskesmas itu masuk wilayah terpencil. Sebaliknya, SK bupati menyatakan bahwa Puskesmas Pulau Kupang bukan wilayah terpencil.

Ia menambahkan, apabila memang ada perbedaan data, seharusnya beberapa instansi teknis lainnya juga dipertanyakan.

"Kami koordinasi juga. Dan diketahui data berbeda. Hanya saja, kami ikuti alurnya. Data yang digunakan adalah data dari pusat, karena ranahnya di pusat. BKN dan Menpan-RB menjadi kuncinya," pungkasnya. (ce/ndo/ctk/nto)

You Might Also Like