Petugas mengevakuasi jenazah Heri Purwanto dari barak kerjanya, Senin (21/1/2019).


PULANG PISAU – Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang batu ditemukan tak bernyawa di kamar barak kerjanya di perumahan Green Asas Residen Jalan Abdel Gawei Rey 2 Rt. 012 Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Pulang Pisau, Senin (21/1/2019) pagi.

Saat ditemukan, kondisi pria bernama Heri Purwanto (39) itu sudah cukup mengenaskan. Tubuhnya sudah dalam mulai membengkak dengan kulit kehitaman, yang menandakan dia sudah meninggal beberapa hari sebelum diketemukan.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono BPM mengungkapkan, Heri Purwanto, warga Gang 05 No. 05 Jalan Pahlawan Desa Talio Muara Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau itu ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa sekitar pukul 07.30 Wib.

“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang merupakan rekan kerjanya, Suparman yang baru datang dari Pangkoh,” kata kapolres.

Dijelaskan kapolres, saat itu, Suparman yang datang hendak menemui Heri, melihat pintu barak tertutup, namun tidak terkunci dari luar, yang menandakan penghuninya ada di dalam. Tetapi setelah beberapa kali dipanggil, tak ada sahutan dari dalam barak.

Berselang kemudian, datang Sarwan dan menyarankan agar Suparman membuka paksa saja pintu barak Heri yang terkunci dari dalam.

“Setelah pintu didobrak dan berhasil terbuka, saksi melihat korban korban dalam keadaan terlentang di dalam kelambu sudah tidak bernyawa, bagian mukanya berwarna kehitaman dan ada darah keluar dari mulut, hidung, telinga serta bau korban yang menyengat,” imbuh kapolres.

Tidak lama kemudian, datang M. Ikhsan yang ikut memeriksa kondisi Heri dan memastikan memang sudah meninggal. Ketiganya lalu melaporkan penemuan itu kepada petugas Kepolisian Sektor Kahayan Hilir.

“Dari hasil visum et revertum, sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keadaan mayat sudah mengalami diskomposisi yaitu darah keluar dari mulut, telinga dan hidung, karena diduga sudah meninggal lebih dari 24 jam dan keluar kotoran dari dubur akibat tekanan pada perut akibat pembengkakan,” pungkas kapolres. (nto)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like