DRAMATIS ! Meski Kalah, Kalteng Putra Lolos ke Semifinal

 Senin, Tanggal 19-11-2018, jam 10:21:19
Penggawa Kalteng Putra berfoto bersama sebelum melawan tim tuan rumah, Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin sore (19/11).(FOTO : IST)

PALANGKA RAYA- Kalteng Putra dinaungi keberuntungan. Meski menelan kekalahan 3-1 dari tuan rumah Semen Padang, Dadang cs akhirnya lolos ke semifinal Liga 2 tahun 2018. Tiket berhasil digenggam, setelah seterunya Ps Mojokerto Putra secara mengejutkan tumbang 3-2 oleh tuan rumah Aceh United.

Dengan hasil itu, Kalteng Putra berhak menemani Semen Padang lolos ke semifinal. Menanti lawan dari grup B yang masih diperebutkan oleh empat tim, yakni Persiraja, PSS Sleman, Persita, dan Madura Fc.

Pada pertandingan di Stadion H Agus Salim, kemarin sore (19/11), banyak diwarnai dengan pelanggaran yang seharusnya tak perlu terjadi. Dua gol Semen Padang lahir dari titik putih. Anak asuh Kas Hartadi lebih dahulu unggul melalui gol yang dilesakkan oleh I Made Wirahadi pada menit ke-31. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih pada menit ke-45, setelah salah satu pemain belakang Kalteng Putra dianggap melakukan pelanggaran.

Mandang Cingi yang tampil sebagai algojo, berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Bola merobek gawang Riki Pambudi walaupun sempat ditepis. Skor 1-1 untuk kedua tim bertahan hingga turun minum.

Memasuki bakak kedua, wasit Nasri asal Riau kembali menunjuk titik putih, setelah salah satu pemain belakang Kalteng Putra, Heri Susilo dianggap handball di kotak terlarang pada menit ke-66. Mandang Cingi kembali menjalankan tugasnya dengan baik. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor, dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Rizky Novriansyah menutup kemenangan timnya dengan sontekan manis yang tak mampu dihalau penjaga gawang Kalteng Putra, pada menit-menit menjelang bubaran.

Pertemuan kedua tim cukup dramatis. Pertandingan harus dihentikan beberapa kali, atas protes yang dilakukan kubu Kalteng Putra, karena merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang dinilai sangat kontroversial. Terutama dua penalti yang diberikan dalam laga sore kemarin.

“Kendati menelan kekalahan melawan Semen Padang, kami tentu sangat bangga karena Dadang dan rekan-rekan bisa lolos ke babak semifinal,” kata Pelatih Kepala Kalteng Putra Kas Hartadi.

Selain itu, pelatih berusia 47 tahun tersebut menyebutkan, keberhasilan Laskar Isen Mulang tentu tak lepas dari doa dan dukungan penuh seluruh masyarakat Kalteng, kendati tidak menyaksikan laga secara langsung di Padang.

Terpisah, Manajer Kalteng Putra Rahmat H Nasution melalui asisten Manajer Sigit menyebut, timnya sangat dirugikan akan beberapa putusan wasit. Teror suporter Semen Padang bahkan sudah berlangsung sejak Laskar Isen Mulang menjalani official training sehari sebelumnya.

“Bus kami juga dilempar telor saat latihan. Kami sedang menyiapkan laporan protes,” terangnya.

Mengacu pada kode disiplin PSSI 2018, setiap lemparan botol minum yang terisi bakal diganjar Rp50 juta (1-10 kali lemparan). Sedangkan untuk flare, paling besar yakni Rp200 juta (untuk lima kali penyalaan).

Menatap laga selanjutnya, berdasarkan regulasi yang ada, babak semifinal akan digelar di Stadion Tuah Pahoe dengan sistem home-away. Kalteng Putra akan menanti lawan yang menjadi juara grup B.(nue/nap/ce/ram/CTK)

Berita Terkait