Menkumham Yasonna H Laoly. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)


Pencopotan Ronny F Sompie dari jabatan dirjen Imigrasi Kemenkumham tidak serta merta menghentikan kritikan publik terhadap kinerja pemerintah. Apalagi drama pencopotan itu berkaitan dengan kasus dugaan buronnya politikus PDIP Harun Masiku.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai, seharusnya Presiden Joko Widodo juga mencopot Yasonna H Laoly dari jabatan Menkumham.

“Lebih baik Yasonna Laoly juga dicopot oleh Presiden Jokowi. Sebab, bagaimana pun dia merupakan otoritas tertinggi Kementerian Hukum dan HAM,” kata Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Rabu (29/1).

Kritikan Kurnia tersebut bukan tanpa alasan. Dia menyoroti tingkat Yasonna yang belakangan sempat berdalih bahwa Harun Masiku belum pulang ke Indonesia pada Selasa (7/1). Padahal, diketahui melalui CCTV Bandara Soekarno Hatta, Harun telah kembali ke Indonesia.

“Faktanya dia (Yasonna) telah berkata tidak sesuai dengan fakta terkait keberadaan Harun Masiku. Jadi seharusnya Yasonna ikut bertanggung jawab atas situasi hari ini,” tegas Kurnia.

Di sisi lain, dalam kasus Harun Masiku ini, Ditjen Imigrasi berdalih bahwa sistem informasi milik mereka mengalami gangguan atau delay system. Hal ini yang menjadi penghambat pemberian informasi terkait kepulangan Harun ke Indonesia.

“Efek dari kekeliruan data tersebut amat krusial. Kerja penegak hukum jadi terganggu karena mempercayai begitu saja pernyataan Yasonna,” sesalnya.

Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan menilai pencopotan Ronny F Sompie dari jabatan dirjen Imigrasi bukan suatu solusi atas buruknya kinerja keimigrasian dibawahi Menkumham Yasonna H Laoly.

“Sisi pragmatisnya atau suasananya saya kira keputusan Pak Yasonna memberhentikan Dirjen Imigrasi belum menyelesaikan persoalan yang ada di keimigrasian,” ujar Hinca kepada wartawan, Rabu (29/1).

Menurut Hinca, dugaan menyembunyikan Harun Masiku oleh pihak imigrasi perlu diungkap. Sebab ada perbedaan pernyataan dari Yasonna yang juga politikus PDIP itu.

“Kalau Harun Masiku saja tak terdeteksi atau tak jelas informasinya bayangkan kalau orang orang lain yang membahayakan negeri ini. Persoalan imigrasi ini sangat serius,” katanya.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna H Laoly mencopot Dirjen Imigrasi Ronny Sompie. Alasannya, Ditjen Imigrasi terlambat memberikan informasi soal kepulangan Harun Masiku ke Indonesia.

“Dirjen Imigrasi-nya (Ronny Sompie) difungsionalkan. Sistem tidak berjalan dengan baik, mereka harus bertanggungjawab soal ini,” kata Yasonna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1).

Selain Ronny, Yasonna pun merombak jajaran di Ditjen Imigrasi dengan mencopot Direktur Sisdik Keimigrasian.(jpc)

 

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like