Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang bersama jajaran setelah saat gelar jumpa pers. (FOTO: ARJONI/KPC)


PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran telah melayangkan surat kepada bupati/wali kota, untuk mencabut izin perusahaan perkebunan yang tidak patuh dan bermasalah. Setidaknya ada sekitar 1 juta hektare lebih lahan perkebunan di Kalteng yang diusulkan dicabut oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Namun, hingga saat ini belum ada satupun kepala daerah yang merespon dan mencabut perizinan perusahaan tersebut. "Pak Gubernur sudah dua kali bersurat kepada bupati/wali kota terkait pencabutan izin perusahan perkebunan sawit di wilayah Kalteng. Tetapi, belum ada jawaban dari kepala daerah di Kalteng," kata Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang, Selasa (19/11).

Dia mengatakan, gubernur sebenarnya telah lama ingin agar izin perusahaan yang tidak beroperasi selama tiga tahun dan bermasalah dicabut. Tetapi karena, gubernur tidak memiliki kewenangan mencabut dan kewenangan itu berada di bupati/wali kota.

"Karena itu pak gubernur menyurati. Dan sudah dua kali dilayangkan surat belum ada jawaban dari bupati/wali kota. Harusnya mereka memberikan jawaban, tetapi sampai saat mereka tidak memberikan jawaban," ucapnya.

Adapun luasan lahan yang diusulkan untuk dicabut izinnya oleh Gubernur Kalteng melalui bupati/wali kota sekitar 1 juta hektare. Dan itu tersebar di seluruh wilayah Kalteng.  (arj/OL)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like